Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur

Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur

KALIMANTAN, INDONESIA - 2 DESEMBER: Orangutan bernama Iskandar (kiri) dan Bento, terlihat saat berada dalam kandang di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA - 2 DESEMBER: Petugas merawat Orangutan bernama Iskandar berumur 17 di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA - 2 DESEMBER: Ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Hasyim Djojohadikusumo (kiri) melihat Orangutan bernama Iskandar berumur 17 tahun dan Bento berumur 19 tahun di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA - 2 DESEMBER: Petugas merawat Orangutan bernama Iskandar berumur 17 di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA - 2 DESEMBER: Petugas merawat Orangutan bernama Iskandar berumur 17 di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA - 2 DESEMBER: Petugas merawat Orangutan bernama Iskandar berumur 17 di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA - 2 DESEMBER: Petugas merawat Orangutan bernama Iskandar berumur 17 di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA - 2 DESEMBER: Petugas merawat Orangutan bernama Iskandar berumur 17 di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN, INDONESIA - 2 DESEMBER: Ketua Yayasan Arsari Hasyim Djojohadikusumo menghadiri peresmian Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA - 2 DESEMBER: Ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Hasyim Djojohadikusumo (kiri) melihat Orangutan bernama Iskandar berumur 17 tahun dan Bento berumur 19 tahun di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN, INDONESIA - 2 DESEMBER: Tangan Orangutan bernama Iskandar beumur 17 tahun terlihat di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA - 2 DESEMBER: Orangutan bernama Iskandar berumur 17 tahun berada didalam kandang di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA - 2 DESEMBER: Petugas merawat Orangutan bernama Iskandar berumur 17 di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )


Pusat Suaka Orang Utan (PSO) di Kalimantan Timur
Fotoğraf: Eko Siswono Toyudho

KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA - 2 DESEMBER: Orangutan bernama Iskandar berumur 17 tahun berada didalam kandang di Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Indonesia pada Senin 2 Desember 2019. PSO Arsari merupakan fasilitas suaka (sanctuary) Orangutan tua dan sudah dipelihara manusia manusia, atau disita dari perdagangan satwa ilegal. Mereka tidak bisa dilepasliarkan karena alasan kesehatan dan kondisi lain. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )

instagram_banner

Ikuti kami di Instagram untuk beragam gambar-gambar menakjubkan dari pusat-pusat kehidupan di seluruh Dunia.

Baru