Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

Demonstrasi di Bolivia menentang penundaan pemilihan presiden Fotoğraf: Marcelo Perez Del Carpio

Masyarakat adat melakukan protes terhadap penundaan pemilihan presiden di tengah wabah virus korona di El Alto, Bolivia pada 28 Juli 2020. Mahkamah Pemilihan Umum Bolivia (TSE) memutuskan untuk menunda untuk kedua kalinya pemilihan umum untuk 18 Oktober karena penyebaran cepat Covid-19 di negara ini.

instagram_banner

Ikuti kami di Instagram untuk beragam gambar-gambar menakjubkan dari pusat-pusat kehidupan di seluruh Dunia.

Baru