Baghdad berlakukan jam malam setelah virus korona yang bermutasi terdeteksi di Irak

Baghdad berlakukan jam malam setelah virus korona yang bermutasi terdeteksi di Irak

Suasana jalan - jalan yang hampir kosong saat jam malam diberlakukan untuk membendung penyebaran varian baru virus korona (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Inggris juga terdeteksi di Irak, pada 18 Februari 2021 di Baghdad, Irak.

Baghdad berlakukan jam malam setelah virus korona yang bermutasi terdeteksi di Irak Fotoğraf: Murtadha Al-Sudani

Suasana jalan - jalan yang hampir kosong saat jam malam diberlakukan untuk membendung penyebaran varian baru virus korona (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Inggris juga terdeteksi di Irak, pada 18 Februari 2021 di Baghdad, Irak.

Baghdad berlakukan jam malam setelah virus korona yang bermutasi terdeteksi di Irak Fotoğraf: Murtadha Al-Sudani

Suasana jalan - jalan yang hampir kosong saat jam malam diberlakukan untuk membendung penyebaran varian baru virus korona (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Inggris juga terdeteksi di Irak, pada 18 Februari 2021 di Baghdad, Irak.

Baghdad berlakukan jam malam setelah virus korona yang bermutasi terdeteksi di Irak Fotoğraf: Murtadha Al-Sudani

Suasana jalan - jalan yang hampir kosong saat jam malam diberlakukan untuk membendung penyebaran varian baru virus korona (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Inggris juga terdeteksi di Irak, pada 18 Februari 2021 di Baghdad, Irak.

Baghdad berlakukan jam malam setelah virus korona yang bermutasi terdeteksi di Irak Fotoğraf: Murtadha Al-Sudani

Suasana jalan - jalan yang hampir kosong saat jam malam diberlakukan untuk membendung penyebaran varian baru virus korona (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Inggris juga terdeteksi di Irak, pada 18 Februari 2021 di Baghdad, Irak.

Baghdad berlakukan jam malam setelah virus korona yang bermutasi terdeteksi di Irak Fotoğraf: Murtadha Al-Sudani

Suasana jalan - jalan yang hampir kosong saat jam malam diberlakukan untuk membendung penyebaran varian baru virus korona (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Inggris juga terdeteksi di Irak, pada 18 Februari 2021 di Baghdad, Irak.

Baghdad berlakukan jam malam setelah virus korona yang bermutasi terdeteksi di Irak Fotoğraf: Murtadha Al-Sudani

Suasana jalan - jalan yang hampir kosong saat jam malam diberlakukan untuk membendung penyebaran varian baru virus korona (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Inggris juga terdeteksi di Irak, pada 18 Februari 2021 di Baghdad, Irak.

Baghdad berlakukan jam malam setelah virus korona yang bermutasi terdeteksi di Irak Fotoğraf: Murtadha Al-Sudani

Suasana jalan - jalan yang hampir kosong saat jam malam diberlakukan untuk membendung penyebaran varian baru virus korona (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Inggris juga terdeteksi di Irak, pada 18 Februari 2021 di Baghdad, Irak.

Baghdad berlakukan jam malam setelah virus korona yang bermutasi terdeteksi di Irak Fotoğraf: Murtadha Al-Sudani

Suasana jalan - jalan yang hampir kosong saat jam malam diberlakukan untuk membendung penyebaran varian baru virus korona (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Inggris juga terdeteksi di Irak, pada 18 Februari 2021 di Baghdad, Irak.

Baghdad berlakukan jam malam setelah virus korona yang bermutasi terdeteksi di Irak Fotoğraf: Murtadha Al-Sudani

Suasana jalan - jalan yang hampir kosong saat jam malam diberlakukan untuk membendung penyebaran varian baru virus korona (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Inggris juga terdeteksi di Irak, pada 18 Februari 2021 di Baghdad, Irak.

instagram_banner

Ikuti kami di Instagram untuk beragam gambar-gambar menakjubkan dari pusat-pusat kehidupan di seluruh Dunia.

Baru