Yasin Gungor
20 Juli 2026•Update: 20 Juli 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak memiliki ketegangan dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, meski sebelumnya sempat memerintahkan penghentian total hubungan dagang dengan negara tersebut di tengah perselisihan terkait NATO.
"Saya tidak memiliki ketegangan dengannya. Saya tidak memiliki ketegangan dengan siapa pun," kata Trump kepada wartawan usai kemenangan Spanyol 1-0 atas Argentina pada final Piala Dunia FIFA.
Presiden AS itu mengatakan dirinya telah menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat Spanyol atas "tim yang hebat" dan menyebut pertandingan final sebagai laga yang "menarik" serta "acara yang luar biasa".
Trump juga membantah anggapan bahwa dirinya kecewa atas kekalahan Argentina. Menurutnya, Spanyol tampil lebih baik, meski pertandingan berlangsung sangat ketat.
Pernyataan bernada lebih lunak tersebut menjadi perubahan signifikan dibandingkan sikap Trump sebelumnya.
Awal bulan ini, Trump menyebut Spanyol sebagai "kasus yang tidak bisa diselamatkan" dan "mitra NATO yang buruk" karena menolak memberikan akses kepada pasukan Amerika Serikat ke pangkalan militer di Spanyol selama konflik dengan Iran, serta menolak memenuhi target belanja pertahanan sebesar 5 persen dari produk domestik bruto (PDB).
"Saya tidak ingin ada urusan apa pun dengan Spanyol. Hentikan seluruh perdagangan dengan Spanyol, termasuk kunjungan ke sana," kata Trump dalam konferensi pers pada KTT NATO di Ankara, Turkiye.
"Bahkan jangan berbicara dengan mereka. Mereka tidak punya harapan, orang-orang yang buruk," ujarnya saat itu.