Turki, Nasional

Turki dukung pesan Indonesia kepada Taliban untuk bangun pemerintah inklusif di Afghanistan

Dukungan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi di Amerika Serikat, di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-76

Erric Permana   | 21.09.2021
Turki dukung pesan Indonesia kepada Taliban untuk bangun pemerintah inklusif di Afghanistan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu (kanan) bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi (kiri) di sela-sela Sidang Umum PBB ke-76 di New York, Amerika Serikat pada 19 September 2021. ( Fatih Aktaş - Anadolu Agency )

Jakarta Raya


JAKARTA

Turki mendukung permintaan Indonesia kepada Taliban untuk mengupayakan pembentukan pemerintahan Afghanistan yang inklusif.

Dukungan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi di Amerika Serikat, di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-76.

Dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia, Retno dan Cavusoglu dalam pertemuan itu sepakat perlunya komunitas internasional berkolaborasi untuk memastikan perkembangan di Afghanistan berlangsung kondusif bagi perdamaian dunia.

"Menteri Turki mendukung pesan dan harapan Indonesia kepada Taliban mengenai pentingnya penghormatan terhadap hak-hak perempuan," dikutip dalam keterangan resmi Kemlu RI.

Selain membahas mengenai Afghanistan, kedua menteri luar negeri juga membahas mengenai Myanmar serta hubungan kedua negara.

Terkait dengan isu Myanmar, Menlu Turki Mevlut Cavusoglu mengapresiasi peran aktif Indonesia dalam penyelesaian krisis di Myanmar.

Kedua menteri pun menyoroti situasi kemanusiaan yang memburuk di tengah pandemi Covid-19.

"Pemberian bantuan kemanusiaan perlu didorong dan ditingkatkan, guna menyelamatkan penduduk Myanmar," jelas kedua menteri.

Mengenai hubungan bilateral kedua negara, kedua menteri menyatakan hubungan Indonesia dan Turki semakin membaik, bahkan nilai perdagangan semakin meningkat.

Nilai perdagangan pada periode Januari-Juli 2021 meningkat sebesar 47,8 persen dibanding tahun sebelumnya di periode yang sama (YoY) menjadi USD 1,115 juta.

Hal ini juga diiringi kenaikan nilai surplus perdagangan bagi Indonesia sebesar 59,9 persen menjadi USD 661,2 juta dan juga kenaikan nilai ekspor sebesar 52 persen menjadi USD 888 juta.

Penyelesaian perundingan Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement/IT-CEPA juga diyakini kedua menteri akan menjadi instrumen penting dalam pencapaian perdagangan kedua negara menuju USD 10 miliar.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.