Nasional

TNI AL kerahkan kapal perang bantu vaksinasi di Kepulauan Seribu

Panglima Kolinlamil Laksda TNI Arsyad Abdullah mengatakan pelaksanaan vaksinasi ini bagian dari program Sea Trial atau uji jelajah kapal baru KRI Teluk Youtefa-522

Erric Permana   | 21.07.2021
TNI AL kerahkan kapal perang bantu vaksinasi di Kepulauan Seribu Prajurit TNI AL mendapat suntikan vaksin virus korona AstraZeneca di Pangkalan Komando Armada TNI AL di Surabaya, Jawa Timur, pada 26 Maret 2021. Program vaksin ini digelar serentak di sejumlah wilayah di Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. ( Suryanto - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

TNI Angkatan Laut (AL) akan mengerahkan Kapal Perang Indonesia (KRI) Teluk Youtefa-522 untuk melaksanakan vaksinasi maritim di Kepulauan Seribu pada Kamis besok.

Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Arsyad Abdullah mengatakan pelaksanaan vaksinasi ini merupakan bagian dari program Sea Trial atau uji jelajah kapal baru KRI Teluk Youtefa-522.

"Mengingat kondisi teknis peralatan serta badan kapal KRI Teluk Youtefa yang akan melaksanakan operasi angkut laut militer yang cukup tinggi, diperlukan upaya untuk memaksimal kemampuannya," jelas Arsyad Abdullah dalam keterangan resmi pada Rabu.

Sebelumnya, TNI Angkatan Laut memiliki satu kapal perang baru yakni KRI Teluk Youtefa-522.

KRI Teluk Youtefa-522 diresmikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono di Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

Yudo mengatakan KRI Teluk Youtefa-522 akan bertugas di jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) melaksanakan operasi angkutan laut militer dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Menurut dia, KRI Teluk Youtefa-522 dirancang mengangkut MBT (Main Battle Tank) jenis Leopard milik TNI Angkatan Darat dan tank BMP-3F milik Marinir.

"Nantinya bisa mengganti kapal-kapal angkut tank yang umurnya sudah lanjut,” kata dia.

Dalam situasi damai, jelas dia, kapal tersebut digunakan untuk mengangkut pasukan di wilayah barat maupun timur saat latihan.

KRI Teluk Youtefa-522 memiliki panjang 120 meter, lebar 18 meter, dan bobot 4.508 ton.

Kapal ini diproduksi di dalam negeri oleh PT Daya Radar Utama (DRU) yang berlokasi di Srengsem, Panjang, Bandar Lampung selama 16 bulan dengan biaya sekitar Rp160 miliar.

KRI Teluk Youtefa-522 memiliki kecepatan maksimum 16 knots, dengan kemampuan jelajah sejauh 7.200 nautical miles atau setara 13 ribu kilometer.

Selain itu kapal juga mampu berlayar selama 20 hari dengan menggunakan dua mesin stx-man diesel 4.320 kilowatt.

KRI Teluk Youtefa-522 dapat mengangkut 10 unit tank Leopard, 1 unit panser 2 AVBL, 1 unit transporter, 2 unit helikopter.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.