Nasional

Terima uang Rp 25,6 miliar, Menpora Imam Nahrawi jadi tersangka

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menduga uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi

Erric Permana   | 18.09.2019
Terima uang Rp 25,6 miliar, Menpora Imam Nahrawi jadi tersangka Ilustrasi: Menteri Pemuda dan Olahrga Imam Nahrowi berbicara saat konferensi pers di Gelora Bung Karno Arena di Jakarta, Indonesia pada 09 Oktober 2019. Miftahul Jannah didiskualifikasi karena setelah ia menolak untuk melepas hijab pada pertandingan Asian Para Games cabang olahraga judo kelas 52 kilogram, yang di gelar di Jiexpo pada 8 Oktober 2018. ( Anton Raharjo - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Selain menetapkan Menpora Imam Nahrawi, KPK juga menetapkan asisten pribadi Menpora Miftahul Ulum.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan Menpora Imam Nahrawi bersama asisten pribadinya Miftahul Ulum diduga menerima uang sebesar Rp 26,5 miliar.

"Dalam rentang waktu 2014 - 2018 Imam Nahrawi melalui asistennya menerima uang sejumlah Rp 14,7 miliar, dan pada 2016-2018, Imam juga meminta uang hingga total Rp 11,8 miliar," tambah dia.

Uang tersebut diduga sebagai komitmen fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora tahun anggaran 2018, dan penerimaan lain yang berhubungan jabatan Nahrawi sebagai Menpora.

Dia menduga uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi dan pihak lain yang terkait.

Proses penyelidikan telah dilakukan sejak 25 Juni 2019, KPK juga telah memanggil Menpora sebanyak tiga kali namun tidak hadir.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın