Nasional

Presiden minta menteri fokus pendidikan, kesehatan, infrastruktur tahun depan

Presiden Joko Widodo meminta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 mampu beradaptasi dengan kondisi ekonomi global yang terus berubah dan dinamis.

Erric Permana   | 15.07.2019
Presiden minta menteri fokus pendidikan, kesehatan, infrastruktur tahun depan  Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kanan) dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (Anton Raharjo - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Erric Permana

JAKARTA

Presiden Joko Widodo meminta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 mampu beradaptasi dengan kondisi ekonomi global yang terus berubah dan dinamis.

Itu sebabnya, dalam rapat terbatas yang digelar di kantornya, Jokowi – sapaan akrab Joko Widodo – meminta menterinya untuk fokus sejumlah hal dalam pagu indikatif 2020.

Pertama, Jokowi menginginkan agar RAPBN 2020 memprioritaskan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan serta pelatihan yang dibutuhkan pasar dan industri.

Kedua, Jokowi berharap anggaran 5 persen pada RAPBN 2020 di bidang kesehatan bisa meningkatkan pelayanan kesehatan di seluruh tanah air.

"Yang paling penting, masalah stunting, gizi, dan keselamatan ibu hamil saat melahirkan, program imunisasi itu betul-betul harus jadi fokus kita dalam pembangunan sumber daya manusia," ujar Joko Widodo di Kantor Presiden, Jakarta pada Senin.

Ketiga kata Jokowi, pembangunan infrastruktur lebih difokuskan. Dia juga menginginkan adanya konektivitas antara sentra produksi seperti kawasan ekonomi khusus, kawasan pariwisata dan kawasan industri kecil.

Keempat tambah dia, RAPBN 2020 harus mampu mengurangi kemiskinan.

"Saya melihat yang namanya PKH, dana desa, nantinya agar betul-betul bisa menyasar, termasuk juga bantuan modal untuk pengusaha-pengusaha mikro, UMKM, dan yang terakhir, untuk belanja pegawai sekali lagi semuanya harus dikaitkan dengan reformasi birokrasi, baik di pusat dan di daerah," jelas dia.

Dia mengingatkan mengenai efisiensi penggunaan anggaran dan mengurangi belanja yang tidak produktif.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.