Nasional

Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan hadiri pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Pemerintah menyewa 18 mobil baru dan menyediakan penginapan hotel untuk para tamu negara ASEAN dan delegasi negara sahabat

Erric Permana   | 17.10.2019
Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan hadiri pelantikan Jokowi-Ma'ruf Ilustrasi: Pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden Indonesia, Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin (kanan) berjalan usai pemeriksaan awal tes kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta, Indonesia pada 12 Agustus 2018. (Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budihartono menyebutkan sejumlah kepala negara ASEAN akan hadir dalam pelantikan Presiden Jokowi - Ma'ruf Amin pada Minggu, 20 Oktober 2019.

Yakni kepala negara Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Vietnam dan Myanmar .

Heru mengatakan Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan menghadiri pelantikan Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

"Cina diwakili Wakil Presiden, Vietnam dihadiri Wakil Presiden, Thailand oleh Deputi Presiden, AS diwakili utusan, Filipina Presiden," kata Heru, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis.

Presiden Jokowi, sapaan Presiden Joko Widodo, akan melakukan pertemuan dengan kepala negara tersebut sebelum dan sesudah pelantikan.

"Sebagian tamu negara melakukan pertemuan sebelum pelantikan, sebagian tamu negara sesudah pelantikan," jelas dia.

Untuk para tamu negara yang hadir, pemerintah menyewa sekitar 18 mobil Mercedes Benz seri S450 untuk tingkat kepala negara dan E300 untuk tingkat delegasi.

"Menyewa, tapi persyaratannya adalah kami minta yang baru. Jadi ini emang benar-benar baru dari pabrik," tambah dia.

Istana menyiapkan anggaran sekitar Rp1 miliar untuk menyewa kendaraan mewah itu.

Pemerintah juga menyiapkan hotel mewah untuk para tamu negara seperti Hotel Fairmont, Mulia, Sultan, dan Four Season.

"Tentunya ada permintaan khusus dari kepala negara yang sudah memesan hotel, yakni hotel Mandarin, Hyatt, semua hotel boleh saja, tapi kami harus mempertimbangkan waktu yang sempit untuk semua kepala negara harus masuk ke gedung MPR/DPR," pungkas dia.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.