Nasional

Pemerintah: Pasukan tambahan di Papua bukan untuk menekan

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan dikirimkannya kembali pasukan keamanan ke Papua untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat

Erric Permana   | 23.08.2019
Pemerintah: Pasukan tambahan di Papua bukan untuk menekan Ilustrasi: Tentara Nasional Indonesia (TNI) sedang melakukan defile. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Pemerintah memastikan penambahan aparat keamanan di Papua dan Papua Barat bukan untuk menekan masyarakat di sana.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan dikirimkannya kembali pasukan keamanan ke Papua untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Masyarakat di Papua kan banyak. [Pengamanan] bukan hanya Papua saja. Masyarakat etnis-etnis yang lain juga banyak," tambah dia.

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan pasukan tambahan ke Papua Barat sebagai tindak lanjut kericuhan yang terjadi di Manokwari, Sorong dan Fakfak.

"Penambahan pasukan itu, baik polisi maupun TNI tujuannya ingin memberikan rasa tenang," ujar Moeldoko, kepada Anadolu Agency di Gedung Krida Bhakti, Jakarta pada Jumat.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M Iqbal mengatakan ada 12 satuan setingkat kompi dari Polda Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tanggera, Maluku, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Timur yang akan tiba di Papua.

“Bapak Kapolri memerintahkan Asisten Operasional untuk BKO pasukan di Papua Barat di beberapa kota tentunya sesuai perkiraan intelijen,” kata Iqbal di Jakarta, Rabu.

Dia menegaskan pasukan tersebut tidak dibekali dengan peluru tajam.

“Kami ingin mengedepankan upaya komunikasi dengan saudara-saudara kita sesuai dengan SOP,” ujar dia.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın