Nasional

Pemerintah: 57 kabupaten/kota masih beresiko tinggi Covid-19

Presiden Joko Widodo meminta penambahan personel TNI dan Polri untuk upaya mitigasi

Erric Permana   | 29.06.2020
Pemerintah: 57 kabupaten/kota masih beresiko tinggi Covid-19 Ilustrasi: Sampel darah. (Foto file-Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Pemerintah menyebut saat ini ada sekitar 57 kabupaten/kota masih memiliki resiko tinggi penyebaran Covid-19 atau zona merah.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo mengatakan Presiden Joko Widodo meminta menteri, TNI dan Polri, dan pimpinan lembaga untuk memberikan dukungan kepada 57 kabupaten/kota itu untuk menekan angka penyebaran.

Meski tidak menyebutkan daerah mana yang memiliki resiko tinggi penyebaran Covid-19, Doni menyebutkan jumlah wilayah zona merah telah menurun dalam beberapa pekan terakhir.

"Dalam kurun waktu tiga minggu, daerah di zona merah, dari 108 bisa berubah menjadi 57," kata Doni Monardo usai rapat terbatas pada Senin.

Presiden meminta agar Gugus Tugas Covid-19 melibatkan seluruh komponen, terutama TNI, Polri dan tokoh agama serta masyarakat dalam mengurangi resiko penularan.

Pendekatan dengan kearifan lokal, kata dia, juga bisa menjadi kunci dalam upaya komunikasi dengan masyarakat.

Presiden juga menginstruksikan untuk menambah jumlah TNI, Polri untuk upaya mitigasi, kata Doni.

"Juga tenaga dokter tenaga perawat, kemudian alat perlengkapan medis yang dibutuhkan demikian juga peran mahasiswa yang ada di daerah," pungkas dia.

Hingga Senin, penambahan kasus positif terbanyak masih berada di Provinsi Jawa Timur, yakni sebanyak 297 kasus.

Provinsi Jawa Tengah berada di urutan kedua penambahan kasus terbanyak dengan mencapai 198 kasus kemudian disusul Provinsi Sulawesi Selatan dengan penambahan kasus 188.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.