Turki, Nasional

Palu apresiasi Turki bangun sekolah pemulihan bencana

SD Negeri Poboya, Kota Palu, Sulawesi Tengah merupakan salah satu sekolah yang terdampak gempa pada tahun 2018

Adelline Tri Putri Marcelline   | 16.09.2021
Palu apresiasi Turki bangun sekolah pemulihan bencana Anak-anak bermain di pusat permainan yang difasilitasi oleh Bulan Sabit Merah Turki di Desa Balaroa, Palu, Indonesia pada 29 September 2019. Setahun yang lalu, pada 28 September, sebanyak 4.340 orang tewas setelah gempa bumi dan tsunami berkekuatan 7,5 skala Richter melanda Palu dan Donggala. ( Anton Raharjo - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Indonesia mengapresiasi Bulan Sabit Merah Turki (Turkish Red Crescent) yang telah membangun kembali SD Negeri Poboya, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Wakil Walikota Palu Reny Lamadjiod mengatakan pembangunan tersebut merupakan upaya kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pemulihan pasca gempa Palu.

“Hari ini kita semua bersyukur karena salah satu tanggung jawab kemanusiaan, telah kita lakukan,” kata Reny dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis.

Dia menuturkan bantuan ini sangat bermanfaat dan membantu Pemerintah kota Palu dalam memberikan layanan pendidikan khususnya bagi para siswa di SD Negeri Poboya.

Apalagi, kata dia, sekolah ini merupakan salah satu sekolah yang terdampak bencana alam gempa tahun 2018 silam.

Dia pun berharap pada kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah, Bulan Sabit Merah Turki tetap ikut terlibat dalam membantu pemerintah sekaligus menjalin persahabatan dengan Indonesia dalam mengerjakan misi-misi kemanusiaan.

“Lembaga kemanusiaan Turki tidak hanya membangun infrastruktur pendidikan, saat bencana mereka juga terlibat memberikan bantuan medis,” ucap Reny.

Sebelumnya, pada 2018 lalu, gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Gempa tersebut menyebabkan gelombang tsunami yang terjadi di Pantai Palu dengan ketinggian 0,5 sampai 1,5 meter, pantai Donggala kurang dari 50 sentimeter, dan Pantai Mamuju dengan ketinggian 6 sentimeter.

BNPB mencatat terdapat 2.113 korban meninggal dunia dalam bencana tersebut.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın