Nasional

MA kembali menyatakan gugatan Prabowo - Sandiaga tidak dapat diterima

Humas MA mengatakan permohonan tidak dapat diterima karena aspek syarat formal yang diajukan tidak terpenuhi

Erric Permana   | 16.07.2019
MA kembali menyatakan gugatan Prabowo - Sandiaga tidak dapat diterima Ilustrasi. (Foto file-Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Erric Permana

JAKARTA 

Mahkamah Agung (MA) menyatakan kembali tidak menerima gugatan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu soal tudingan kecurangan terstruktur, sistematis dan masif.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah mengatakan permohonan tidak dapat diterima atau Niet Onvankelijke verklaard karena aspek syarat formal yang diajukan tidak terpenuhi.

"Jika menolak [permohonan] maka Majelis Hakim sudah memeriksa substansi perkara dan pemohon tidak dapat membuktikan dalil permohonannya. Jadi yang tepat Permohonan dinyatakan Tidak Dapat Diterima," ujar Abdullah melalui pesan singkat pada Selasa.

Berdasarkan ringkasan putusan yang diterima Anadolu Agency, MA menunjuk Hakim Agung Supandi menjadi ketua dalam perkara itu dan telah diputus pada Senin 15 Juli 2019 lalu.

Dalam ringkasan tersebut, MA mempertimbangkan bahwa putusan itu tidak dapat diterima karena telah diputus pada 26 Juni 2019.

"Telah diputus oleh MA melalui Putusan Nomor 1 P/PAP/2019, tanggal 26 Juni 2019, Sehingga terhadap objek permohonan ini tidak relevan lagi untuk dipertimbangkan," bunyi ringkasan putusan itu.

Majelis hakim juga menilai objek permohonan tidak tepat untuk dipersoalkan melalui sengketa Pelanggaran Administrasi Pemilihan Umum (PAP) karena objek berupa pembatalan penetapan pasangan calon sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 463 ayat (4) dan (5) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penyelesaian Pelanggarn Administratif Pemilihan Umum di Mahkamah Agung, akan tetapi in casu Keputusan dimaksud tidak pernah ada.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.