Nasional

KPU nyatakan siap adu data terkait rekapitulasi suara

Menurut KPU, tuduhan terkait kecurangan seperti yang disampaikan oleh BPN seharusnya disampaikan sesuai mekanisme yang diatur pada UU Pemilu

Nicky Aulia Widadio   | 15.05.2019
KPU nyatakan siap adu data terkait rekapitulasi suara Ilustrasi: Petugas KPU mendistribusikan surat suara (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Nicky Aulia Widadio

JAKARTA

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan terbuka untuk menyandingkan data hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019.

Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting menyampaikan hal tersebut menyusul klaim kemenangan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang berbeda dengan data real count KPU.

“Kami siap dengan data. Kami semua punya infrastruktur sampai ke bawah,” ujar Evi, di Jakarta, Rabu.

Infrastruktur yang dimaksud Evi antara lain sertifikat hasil penghitungan suara (C1), hasil rekapitulasi kecamatan (DA1), hingga hasil rekapitulasi suara provinsi (DD1).

Menurut dia, rapat pleno pun dilaksanakan terbuka dan data yang ada juga disandingkan dengan data-data dari Badan Pengawas Pemilu serta KPU tingkat provinsi.

Evi mengatakan tuduhan terkait kecurangan seperti yang disampaikan oleh BPN seharusnya disampaikan sesuai mekanisme yang diatur pada UU Pemilu.

“Tidak perlu diluar mennyampaikan kecurangan, tapi mekanisme yang disediakan tidak dimanfaatkan dengan baik untuk menyampaikan kecurangannya dimana, tempatnya dimana, titik TPS, kecamatan mana, kabupaten mana, sehingga kami bisa menelusuri,” kata dia.

Sebelumnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan menolak hasil rekapitulasi Pemilu 2019 yang dinilai curang.

Berdasarkan hasil perhitungan Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga melalui pengumpulan formulir C1 dari 444 ribu lebih TPS, tim dari Prabowo berhasil mendapatkan suara 54, 24 persen.

Sementara Joko Widodo - Ma'ruf Amin, kata mereka, hanya mendapat 44,14 persen. Mereka mengklaim data tersebut valid dan tidak bisa diganggu gugat.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.