Nasional

KJRI Istanbul kenalkan budaya Minang dalam resepsi diplomatik

KJRI Istanbul mendatangkan Sanggar Sumbar Talenta Indonesia dari Sumatera Barat serta grup tari INAdance dari Belanda untuk menghibur undangan

Pizaro Gozali İdrus   | 18.09.2019
KJRI Istanbul kenalkan budaya Minang dalam resepsi diplomatik Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Istanbul menggelar resepsi diplomatik HUT RI ke 74 di Istanbul pada 16 September 2019. (Dok. KJRI Istanbul - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA 

Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Istanbul, Turki memperkenalkan budaya Minang dalam resepsi diplomatik HUT RI ke 74 di Istanbul.

Resepsi diplomatik HUT RI ke 74 kali ini diselenggarakan pada Senin lalu karena bulan Agustus merupakan libur musim panas di Turki.

“Dengan resepsi yang diundur pelaksanaannya pada bulan September, diharapkan semakin banyak tamu yang dapat hadir untuk mengenal Indonesia,” ujar rilis KJRI Istanbul kepada Anadolu Agency pada Selasa malam.

Dalam resepsi tersebut, KJRI Istanbul mendatangkan Sanggar Sumbar Talenta Indonesia dari Sumatera Barat serta grup tari INAdance dari Belanda untuk menghibur undangan.

KJRI Istanbul menyampaikan sejumlah penampilan apik seperti tari Pasambahan, tari Piring, tari Rantak dan musikalisasi puisi berjudul ‘Truth without fear’ mampu menarik decak kagum para hadirin.

KJRI Istanbul juga menyuguhkan dekorasi rumah gadang Minangkabau, pelaminan Minang yang lengkap dengan tirai serta limpapaeh, alunan irama talempong, rabab, serta sajian masakan khas Indonesia.

“Hal ini membuat suasana serba Indonesia sangat terasa,” terang KJRI Istanbul.

Resepsi diplomatik HUT RI ke 74 dihadiri oleh Wakil Gubernur Istanbul, para Konsul Jenderal, pimpinan universitas, kalangan diplomatik, pengusaha, serta tokoh masyarakat Indonesia dan Turki.

Dalam pidatonya, Konsul Jenderal RI di Istanbul Herry Sudradjat menyampaikan hubungan bilateral Indonesia-Turki sangat harmonis.

Herry mengatakan hubungan bilateral Indonesia-Turki sudah terjalin sejak 1950.

Hal ini, kata Herry, menunjukan indikasi positif untuk memberikan kesempatan kedua negara terus meningkatkan peluang kerja sama dalam berbagai bidang.

Kedekatan hubungan Indonesia-Turki, kata Herry, dapat dilihat dari beberapa persamaan, antara lain sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, persamaan sebagai anggota aktif PBB, G20, OKI, MIKTA dan D-8.

-Tren wisatawan naik

Herry juga menyebutkan adanya peningkatan wisatawan Turki ke İndonesia, terutama setelah dibukanya penerbangan langsung İstanbul-Denpasar pada bulan Juli 2019.

Pada 2018, kata Herry, jumlah wisatawan Turki ke Indonesia mencapai sekitar 18 ribu orang.

Turki, sambung Herry, juga salah satu mitra penting İndonesia di kawasan Timur Tengah dengan nilai perdagangan mencapai USD1,7miliar pada 2018 atau sekitar Rp24 triliun.

Deputi Gubernur Istanbul Hülya Kaya menyampaikan ucapan selamat HUT Kemerdekaan Indonesia ke-74 dan mengundang KJRI pada perayaan pendirian Republik Turki yang ke-96 pada tanggal 29 Oktober mendatang.

Kaya juga menjelaskan eratnya hubungan persahabatan Indonesia–Turki yang sudah terjalin sejak beberapa abad yang lalu, meskipun terpisah jarak ribuan kilometer.

Hubungan tersebut diperkuat dengan kesepakatan kemitraan strategis Indonesia-Turki pada 2011 dan terus meningkat berkat upaya bersama.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın