Nasional

Jokowi tegaskan transformasi digital di Indonesia jangan cuma impor

Presiden Joko Widodo mengingatkan transformasi digital harus mendorong Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan pemakaian produk dalam negeri

Erric Permana   | 26.02.2021
Jokowi tegaskan transformasi digital di Indonesia jangan cuma impor Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas penanganan virus korona bersama sejumlah menteri di Istana Bogor pada 4 Februari 2020. ( Surya Fachrızal Aprıanus - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Presiden Joko Widodo menegaskan transformasi digital di Indonesia jangan hanya menguntungkan pihak luar.

Jokowi -- sapaan akrab Joko Widodo -- mengatakan transformasi digital merupakan solusi cepat dan strategis Indonesia menuju masa depan.

Namun dia mengingatkan pentingnya menciptakan kedaulatan dan kemandirian digital.

"Jangan hanya menambah impor, ini yang selalu saya tekankan," jelas Jokowi pada Jumat, saat memberikan pengantar dalam Peluncuran Program Konektivitas Digital 2021 di Istana Negara, Jakarta.

Menurut dia, transformasi digital harus mendorong Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan pemakaian produk dalam negeri serta mendorong penguasaan teknologi digital mutakhir.

"Kita bukan bangsa yang menyukai proteksionisme, bukan, karena sejarah membuktikan proteksionisme justru merugikan tetapi kita juga tidak boleh menjadi korban unfair practices dari raksasa digital dunia," tambah dia

Dia berharap program konektivitas digital 2021 menjadi momen penting yang bisa menghubungkan Indonesia dengan teknologi baru dengan kesempatan bisnis global baru.

Jokowi menyatakan pembangunan konektivitas digital dan talent digital telah diupayakan pemerintah melalui berbagai program, penyediaan kapasitas satelit multifungsi pemerintah Satria, pembangunan menara BTS.

"[Serta} Program Gigital Talent Scholarship dan Gerakan Nasional Literasi Digital. Saya mengapresiasi semua pihak terutama Kementerian Kominfo yang telah bekerja keras untuk itu," tambah dia.

Namun, dia mengakui memiliki sejumlah catatan di antaranya utilisasiPalapa Ring harus ditingkatkan.

Jangan hanya 50 persen saja. utilisasi di Indonesia tengah dan timur yang masih 20 persen harus digenjot terus," pungkas dia.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın