Nasional

Jokowi minta daerah tidak buru-buru tutup wilayahnya

Menurut Presiden, strategi pembatasan berskala lokal seperti di tingkat RT, RW, desa hingga kampung akan lebih fokus dalam penanganan Covid-19

Erric Permana   | 14.09.2020
Jokowi minta daerah tidak buru-buru tutup wilayahnya Presiden Joko Widodo saat meninjau kesiapan mal menghadapi pelonggaran PSBB beberapa bulan lalu. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Presiden Joko Widodo meminta kepala daerah untuk tidak buru-buru menutup wilayahnya.

Jokowi – sapaan akrab Presiden – juga mengingatkan kepala daerah untuk merujuk data sebaran dalam merespons penambahan kasus positif di wilayahnya.

Menurut dia, strategi pembatasan berskala lokal seperti di tingkat RT, RW, desa hingga kampung akan lebih fokus dalam penanganan Covid-19.

'Dalam sebuah provinsi misalnya ada 20 kabupaten kota tidak semuanya berada pada posisi merah semuanya yang 20 itu sehingga penanganannya tentu saja jangan digeneralisasi," kata Jokowi saat rapat terbatas pada Senin.

Dia meminta agar penanganan klaster transmisi lokal ditingkatkan terutama di delapan provinsi yang menjadi prioritas di antaranya DKI Jakarta.

"Kita bekerja berbasiskan data, langkah intervensinya itu akan berjalan lebih efektif dan bisa segera menyelesaikan masalah yang ada di lapangan," tambah dia.

Gubernur Anies Baswedan mulai hari ini kembali menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) hingga dua pekan ke depan.

"Selama dua pekan ada 11 sektor usaha yang tetap boleh beroperasi dengan menerapkan protokol secara ketat dan membatasi kapasitas 50 persen seperti PSBB awal," kata Anies pada Minggu.

Institusi pendidikan, objek wisata, tempat hiburan, tempat pertemuan, dan sarana olahraga akan ditutup.

Acara pernikahan boleh digelar di KUA, dengan jumlah peserta terbatas.

Restoran, rumah makan, dan kafe hanya boleh melayani pesan antar, dan warga tidak diizinkan makan di tempat.

Selain itu, pasar dan pusat perbelanjaan boleh beroperasi dengan maksimal 50 pengunjung. Kapasitas transportasi umum juga dibatasi maksimal 50 persen.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın