Nasional

Indonesia kembali terima 500.000 dosis vaksin Sinopharm

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Pahala Nugraha Mansury mengatakan dengan datangnya 500 ribu dosis ini maka Indonesia telah menerima total 8 juta dosis vaksin Sinopharm

Erric Permana   | 03.08.2021
Indonesia kembali terima 500.000 dosis vaksin Sinopharm  Seorang petugas kesehatan menyiapkan vaksin Covid-19 sebelum disuntikkan ke ibu menyusui di Medan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia pada 14 Juli 2021. ( Kiki Cahyadi - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Indonesia kembali menerima vaksin Sinopharm sebanyak 500 ribu dosis dari China, Selasa.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Pahala Nugraha Mansury dengan tambahan ini maka Indonesia sudah menerima total 8 juta dosis vaksin Sinopharm.

Vaksin ini merupakan bagian dari Program Vaksin Gotong Royong, kerja sama perusahaan farmasi pemerintah Bio Farma-Kimia Farma dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

"Kami berharap bahwa dengan kedatangan ini akan menambah jumlah vaksin yang tersedia," jelas Pahala Nugraha Mansyuri pada Selasa.

Berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo, kata Pahala, vaksin yang telah tiba ini harus segera diberikan kepada masyarakat.

"Khususnya dalam hal ini badan usaha dan badan hukum yang memiliki para karyawan keluarga ataupun masyarakat sekelilingnya," kata dia.

Menurut dia, Vaksin Gotong Royong ini merupakan upaya pemerintah meningkatkan jumlah vaksinasi yang ditargetkan mencapai 2 juta dosis per hari.

"Jadi kami harapkan masyarakat jangan ragu agar bisa divaksinasi," tambah dia.

Program yang dimulai pada 18 Mei lalu ini memungkinkan perusahaan swasta membeli vaksin untuk karyawan dan keluarga, di luar program vaksinasi pemerintah.

Meski demikian, pemerintah mewajibkan perusahaan menggratiskan vaksin tersebut.

Indonesia sejauh ini telah menyuntikkan 68,5 juta dosis vaksin sejak program vaksinasi bergulir pada Januari 2021. Sebanyak 47,6 juta warga sudah mendapatkan dosis pertama dan 20,9 juta dosis kedua.

Ini berarti baru sekitar 10 persen penduduk Indonesia yang telah menerima vaksin lengkap dari total target vaksinasi sebanyak 208,2 juta penduduk.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.