Nasional

Indonesia kembali datangkan 8 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac dari Cina

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan kedatangan bahan baku vaksin ini merupakan bagian penting dalam menuju herd immunity

Erric Permana   | 22.07.2021
Indonesia kembali datangkan 8 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac dari Cina Petugas kesehatan menurunkan kotak vaksin virus korona dari Sinovacc ke ruang pendingin di Palembang, Indonesia pada 4 Januari 2021. Pemerintah Indonesia berencana mendistribusikan vaksin virus korona kepada 181 juta 270 juta penduduk negara itu ( MUHAMMAD A.F - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Pemerintah Indonesia kembali mendatangkan vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku atau bulk vaccine sebanyak delapan juta dosis dari Cina pada Kamis.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pada Kamis kedatangan bahan baku vaksin ini merupakan bagian penting dalam menuju herd immunity.

Menteri Agama mengajak seluruh elemen bangsa, terutama para tokoh agama, pimpinan ormas keagamaan, dan lembaga keagamaan untuk terus bersama-sama menyukseskan program vaksinasi dengan proaktif mendatangi pusat-pusat vaksinasi dan membantu memberikan pencerahan kepada masyarakat secara luas.

“Program vaksinasi ini merupakan penjabaran dari ajaran agama kalau kita mau gali lebih dalam lagi, karena setiap umat yang beragama wajib menjaga keberlangsungan hidup sebagai karunia Tuhan yang paling besar," kata dia.

Selain mendukung program vaksinasi, Yaqut juga mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Saat ini kita sedang menjalani masa PPKM Level 4 dan Level 3 sebagai pilihan untuk menyempurnakan ikhtiar mengurangi tingkat penularan virus," tambah dia.

Menag kembali mengimbau masyarakat yang berada pada PPKM Level 4, PPKM Level 3, Zona Merah, dan Zona Oranye untuk mengoptimalkan aktivitas ibadah di rumah masing-masing.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.