Nasional

Indonesia catat sebanyak 299 kasus kekerasan di Papua sejak 2010

Jumlah korban meninggal dunia dan terluka lebih banyak karena tidak tercatat dan diberitakan media masa

Erric Permana   | 06.05.2021
Indonesia catat sebanyak 299 kasus kekerasan di Papua sejak 2010 Petugas memberikan bantuan kesehatan kepada pengungsi asal kabupaten Nduga, di Merauke, Indonesia pada 20 Juli 2018. Sebanyak 33 warga kabupaten Nduga, Papua mengungsi pasca baku tembak antara aparat gabungan TNI dan Polri dengan kelompok kriminal bersenjata sebelum pemungutan suara pilkada pada tanggal 27 juni yang lalu, di wilayah Kenyam, Kabupaten Nduga. ( Muhammad Abdul Syah - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Pemerintah menyatakan sejak 2010 hingga April 2021 terdapat 299 kasus kekerasan yang terjadi di Papua yang mayoritas dilakukan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodawardhani mengatakan data kekerasan itu diperoleh dari Gugus Tugas Papua Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Data tersebut disusun secara akademik dan empiris," jelas Jaleswari pada dalam diskusi virtual pada Kamis.

Akibat kekerasan tersebut, 395 orang meninggal dunia dan 1.579 orang terluka akibat tembakan, terkena panah atau senjata tajam, ujar Dani, sapaan akrab Jaleswari Pramodawardhani.

"Mereka melakukan 188 kekerasan dari 299 tindak kekerasan yang terdata," tambah dia.

Meski demikian, dia yakin jumlah korban meninggal dunia dan terluka lebih banyak karena tidak tercatat dan diberitakan media masa.

"Juga terdapat sangat banyak korban meninggal dunia atau sakit parah di tempat pengungsian," jelas dia.

Menurut dia, angka kekerasan tertinggi terjadi pada wilayah dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang rendah.

Di antaranya Kabupaten Nduga yang memiliki IPM 31,55, terendah di Indonesia.

Kemudian Kabupaten Puncak Jaya dengan IPM 48,37 dan Kabupaten Intan Jaya dengan IPM 47,79.

Menurut dia, Presiden Joko Widodo telah mengubah metode penyelesaian masalah di Papua dari sebelumnya pendekatan keamanan menjadi pendekatan kesejahteraan.

​​​​​​​


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.