Nicky Aulia Widadio
20 Februari 2020•Update: 20 Februari 2020
JAKARTA
PT Sumbawa Timur Mining (STM) menemukan cadangan tembaga dan emas Onto di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Berdasarkan siaran pers yang diterima Anadolu Agency, sumber daya mineral yang ditemukan setara dengan total 1,7 miliar ton yang terdiri dari 0,89 persen tembaga dan 0,49 g/t emas.
Selain itu, target eksplorasi di sekitar area ditetapkan sebesar 0,6-1,7 miliar ton dimana masing-masing 0,2-0,7 persen tembaga dan 0,1-0,3 g/t emas.
Penemuan cadangan tembaga dan emas ini merupakan hasil eksplorasi di wilayah Kontrak Karya Proyek Hu’u sejak 2010.
Deposit sumber daya mineral Onto pertama kali ditemukan pada Agustus 2013, lalu PT STM terus menggali hingga 64 lubang pemboran.
“Saat ini Proyek Hu'u berada pada tahap eksplorasi, dan kami berharap dapat melanjutkan proyek ini dengan tujuan untuk membangun sebuah operasi penambangan kelas dunia di Indonesia,” kata Direktur Utama STM Bede Evans melalui siaran pers, Kamis.
STM merupakan pemegang Kontrak Karya untuk Proyek Hu’u dan merupakan perusahaan patungan antara Eastern Star Resources Pty Ltd (80 persen) dan PT Antam Tbk (20 persen).
Perusahaan ini telah menyelesaikan negosiasi amandemen kontrak karya dengan Pemerintah Indonesia pada 7 Mei 2019 sebagai dasar bagi perusahaan melanjutkan kegiatan eksplorasi untuk menentukan sumber daya dan cadangan mineral di wilayah KK PT STM.
Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan proyek ini mempekerjakan hampir 600 karyawan termasuk kontraktor, dimana 70 persen di antaranya berasal dari lingkungan sekitar proyek eksplorasi.
"Pastinya tenaga kerja setempat akan terus bertambah, meneruskan eksporasi, dan lebih-lebih nanti jika berlanjut ke fase eksploitasi," kata Agung.