Maria Elisa Hospita
30 Desember 2017•Update: 31 Desember 2017
Ali Kemal Kan
ANKARA
Latihan operasi "perdamaian dan keamanan" nasional ke-9 yang digelar oleh direktorat jenderal keamanan Turki, komando jenderal gendarmerie, dan komando penjaga pantai diadakan pada Sabtu jelang perayaan Tahun Baru di negara tersebut.
Kepala direktorat jenderal keamanan Selami Altinok pada Sabtu mengatakan bahwa latihan tersebut bertujuan untuk memberikan kontribusi besar bagi perdamaian dan keamanan Turki.
Operasi perdamaian dan keamanan di seluruh penjuru negeri dipantau oleh Altinok, sekaligus kepala unit perintah umum gendarmerie Mayor Jenderal Fuat Guney, dan wakil kepala komando penjaga pantai Laksamana Bulent Olcay di pusat koordinasi Direktorat Jenderal Keamanan.
Operasi perdamaian dan keselamatan di seluruh negeri dipantau oleh Altinok dan juga kepala unit perintah umum gendarmerie general mayor Mayor Jenderal Fuat Guney dan wakil kepala komando penjaga pantai Counter Admiral Bulent Olcay di pusat koordinasi Direktorat Jenderal Keamanan.
Operasi tersebut melibatkan sebanyak 80.643 personil keamanan, 33 pesawat, 70 kapal, sekaligus 309 anjing pendeteksi. Unit keamanan tambahan akan bertugas selama 24 jam agar warga dapat merayakan Tahun Baru di lingkungan yang damai dan aman.
Altinok mengatakan, operasi tersebut digelar atas permintaan Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu.
"Saya percaya bahwa latihan ini memberikan kontribusi besar dalam menciptakan lingkungan yang damai dan aman di negara kita. Kami juga senang melihat hasil dari setiap latihan ini meningkatkan kepercayaan warga negara terhadap negara dan pasukan keamanan," kata Altinok.
Di Istanbul sendiri, 2.340 petugas polisi melakukan inspeksi di 39 distrik. Selain itu, di tenggara provinsi Diyarbakir, 1.900 petugas menggelar operasi dan telah berhasil menangkap sembilan tersangka teror.