Mehmet Can Toptas, Emir Yildirim
03 Agustus 2026•Update: 03 Agustus 2026
Turkiye mencatat tonggak baru dalam industri perkeretaapiannya setelah berhasil mengekspor lokomotif langsir diesel-listrik pertama yang sepenuhnya dikembangkan di dalam negeri ke Afrika.
Lokomotif DE 10000 buatan Turkiye itu dikirim ke Tanzania sebagai bagian dari penguatan ekspor teknologi transportasi negara tersebut.
Menteri Perhubungan Turkiye Abdulkadir Uraloglu mengatakan lokomotif langsir DE 10000 diproduksi oleh perusahaan manufaktur perkeretaapian Turkiye, Turasas.
"Kami telah mengirim lokomotif langsir DE 10000 ke Tanzania, lokomotif hasil rekayasa para insinyur dalam negeri kami," kata Uraloglu dalam sebuah pernyataan.
Menurut Uraloglu, lokomotif tersebut diberangkatkan menuju Tanzania pada 29 Juli dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Dar es Salaam.
Ia menjelaskan bahwa DE 10000 menggunakan mesin diesel buatan dalam negeri pertama Turkiye yang memiliki tenaga lebih dari 1.000 daya kuda. Mesin tersebut dikembangkan melalui kerja sama antara Turasas dan Dewan Riset Ilmiah dan Teknologi Turkiye (Tubitak).
Uraloglu mengatakan pengalaman rekayasa dan kemampuan desain yang diperoleh selama pengembangan mesin tersebut telah meningkatkan kapasitas teknologi Turkiye di bidang sistem tenaga. Menurutnya, mesin itu menjadi produk strategis yang mampu memenuhi kebutuhan berbagai sektor, terutama industri perkeretaapian.