Ekonomi, Regional

Thailand siap kucurkan stimulus ketiga terkait wabah Covid-19

Kementerian Keuangan Thailand menyatakan paket stimulus terbaru akan mendukung UKM dan menciptakan kredit yang lebih terjangkau

Pizaro Gozali Idrus   | 31.03.2020
Thailand siap kucurkan stimulus ketiga terkait wabah Covid-19 Pertokoan tampak sepi menyusul menyebarnya wabah Covid-19 di Bangkok,Thailand pada 14 Maret 2020. ( İch Thanomsak - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA 

Kementerian Keuangan Thailand sedang mempersiapkan fase ketiga paket bantuan Covid-19 untuk menopang perekonomian warga dan usaha kecil dan menengah, lansir Bangkok Post pada Selasa.

Menteri Keuangan Uttama Savanayana mengatakan paket fase ketiga akan lebih besar dari paket fase pertama untuk melindungi dampak dari wabah virus korona.

Uttama mengatakan paket stimulus terbaru akan mendukung UKM dan menciptakan kredit yang lebih terjangkau.

“Begitu krisis berakhir, perekonomian negara tetap stabil dan maju,” ujar Uttama.

Namun, terang Uttama, jumlah yang dialokasikan untuk paket stimulus ketiga belum ditentukan.

Thailand sebelumnya mengucurkan paket stimulus pertama berupa pinjaman lunak sebesar 150 miliar baht atau sekitar Rp75 triliun untuk pelaku usaha.

Sedangkan fase kedua meliputi pemberian uang tunai kepada karyawan dan pekerja wiraswasta yang tidak dilindungi jaminan sosial di Thailand.

Jumat lalu, Wakil Perdana Menteri Somkid Jatusripitak mengatakan pemerintah berencana mengucurkan paket stimulus 200 miliar dengan fokus pada pengembangan ekonomi lokal dan regional.

Uttama mengatakan pemerintah telah berkomitmen untuk menjaga disiplin fiskal, sehingga dapat mengucurkan pinjaman di tengah wabah.

Utang sektor publik saat ini berada di bawah 60 persen dari PDB, kata dia.

"Kondisi fiskal kami kuat. Kami pasti bisa meluncurkan langkah-langkah bantuan untuk mendukung perekonomian," kata dia.

Terkuat tuntutan pinjaman lunak industri penerbangan guna meningkatkan likuiditas, Uttama mengatakan perusahaan dapat memperoleh pinjaman dari Bank Tabungan Pemerintah (GSB), yang telah menyisihkan 150 miliar baht dalam bentuk pinjaman lunak untuk industri pariwisata.

Sementara itu, jumlah orang yang mendaftar untuk skema pembelian uang tunai naik menjadi 19,8 juta pada Senin.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın