Erric Permana
12 Desember 2017•Update: 13 Desember 2017
Erric Permana
JAKARTA
Presiden RI Joko Widodo menilai pesta demokrasi atau pertarungan politik di Indonesia bisa meningkatkan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi.
Dia menyarankan para pengusaha agar tidak perlu khawatir terhadap kondisi perekonomian Indonesia pada Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.
"Menurut saya, kontestasi politik 0,2-0,3 persen itu justru ada belanja spanduk, kaos, sembako, justru naik," ujar Joko Widodo saat menghadiri acara Sarasehan 100 Ekonom di Jakarta, pada Selasa.
Menurut dia kontestasi politik di Indonesia dipastikan aman dan berjalan baik. Aktivitas ekonomi pun kata dia tidak akan terganggu.
"Dan ingat bahwa ini bukan pertama kali Indonesia menjalankan pilkada serentak, dan bukan pertama kali Pemilu diadakan di negara kita," tambah dia
Bahkan, kata dia, pasca Pilkada dan Pemilu yang telah usai, pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat. Berdasarkan survei yang dilakukan lembaga internasional, peringkat kemudahan berbisnis Indonesia meningkat.
"Daya saing global meningkat dari 41 menjadi 36 dari 137 negara, peringkat EODB yang terus saya kejar terus, meningkat [dari] 2014 [di peringkat] 120, tahun ini meloncat menjadi 72," pungkas dia.