26 November 2017•Update: 27 November 2017
Salih Baran, Cihan Demirci dan Ilker Gurel
EDIRNE, Turki
Pengusaha Qatar memuji kualitas produk Turki dan mendorong pelaku usaha di negara teluk untuk berinvestasi di Turki.
Mengunjungi beberapa pabrik di Kesan, provinsi Edirne, barat laut Turki, Syekh Faisal bin Qassim bin Faisal Al-Thani mengatakan bahwa dia sendiri ingin berinvestasi di Turki.
"Kami ingin mendirikan 10 atau 15 pabrik di Turki," katanya, Sabtu.
"Mengejutkan saya bahwa produk yang dikirim Turki selama masa sanksi [di Qatar] dan yang kami sendiri lihat selama kunjungan ini cukup berkualitas. Kami tidak tahu bahwa Turki telah memproduksi barang dengan kualitas tinggi seperti itu. "
Dia menambahkan: "Barang-barang Turki yang dikirim saat sanksi ekonomi membuat kami sangat bahagia. Saya ingin mengundang pengusaha [Turki] ke Qatar. Juga, saya mengundang pengusaha Qatar ke Turki untuk berinvestasi. "
Pada bulan Juni, Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, dan menuduh Doha mendukung terorisme.
Mereka juga mengancam Qatar dengan sanksi tambahan jika Doha gagal memenuhi sejumlah tuntutan, termasuk menutup media Al Jazeera.
Namun Qatar dengan tegas menolak tuduhan tersebut dan menggambarkan upaya blok Saudi mengisolasi negaranya sebagai pelanggaran hukum internasional dan kedaulatan nasionalnya.
Turki telah mendukung Qatar dalam menghadapi sanksi ekonomi dengan mengirim berbagai bantuan.