Ekonomi, Nasional

Pemerintah ambil alih pengelolaan TMII dari Yayasan Harapan Kita

Menurut Menteri Sekretaris Negara Pratikno pengambilalihan ini merupakan tindaklanjut dari rekomendasi sejumlah pihak, antara lain Badan Pemeriksa Keuangan

Erric Permana   | 07.04.2021
Pemerintah ambil alih pengelolaan TMII dari Yayasan Harapan Kita Ilustrasi. Gajah di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Jawa Barat, (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA 

Pemerintah menyatakan mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan pengambilalihan tersebut berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo.

Menurut dia, hal itu juga dilakukan merupakan hasil tindaklanjut rekomendasi dari sejumlah pihak, antara lain Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Jadi Yayasan Harapan Kita ini sudah hampir 44 tahun mengelola aset milik negara ini yang tercatat di Kementerian Sekretariat Negara dan kami berkewajiban untuk melakukan penataan," kata Pratikno, dalam konferensi pers di kantornya pada Rabu.

Menurut dia, nilai aset kawasan seluas 146 hektar lebih ini, berdasarkan valuasi tahun 2018, mencapai Rp20 triliun.

"Mungkin harga pasar bisa jauh lebih dari itu, menurut harga saat ini dan nanti pasca pandemi," jelas dia.

Dia mengatakan pemerintah berkomitmen menjadikan TMII sebagai kawasan pelestarian dan pengembangan budaya bangsa serta sarana wisata edukasi dan menjadi taman hiburan budaya berstandar internasional.

Dia menegaskan karyawan dan staf TMII akan bekerja seperti biasa selama masa transisi dan memperoleh hak-hak keuangan dan fasilitas lainnya.

"Dan nantinya dapat dipekerjakan sebagai karyawan pada pengelola baru TMII," terang Pratikno.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.