Ekonomi

Dukung reformasi investasi Indonesia, Bank Dunia berikan USD800 juta

Pembiayaan ini bertujuan untuk mendukung reformasi besar di bidang perdagangan dan investasi Indonesia

Adelline Tri Putri Marcelline   | 16.06.2021
Dukung reformasi investasi Indonesia, Bank Dunia berikan USD800 juta Petugas merapikan uang pecahan 100 USD disalah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Indonesia pada Selasa 3 Juli 2018. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat saat ini 14.429 per dolar Amerika Serikat atau melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya pada penutupan Senin 2 Juli 2018 lalu yang berada pada level 14.390 per dolar Amerika Serikat. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan sebesar USD800 juta untuk mendukung reformasi kebijakan investasi dan perdagangan Indonesia dalam upaya pemulihan ekonomi.

Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen mengatakan hambatan besar bagi investasi dan perdagangan telah membatasi kemampuan Indonesia untuk menarik investasi asing langsung.

Padahal, kata dia, investasi asing langsung tersebut dapat berorientasi ekspor, mengurangi integrasi Indonesia ke dalam rantai nilai global, dan meningkatkan harga pangan di dalam negeri.

“Tantangan-tantangan tersebut juga telah memperlambat pertumbuhan sektor manufaktur dan non-komoditas,” kata Kahkonen dalam keterangan tertulis, Rabu.

Akibatnya, lanjut dia, sebagian besar lapangan kerja dalam beberapa dekade terakhir diciptakan di sektor komoditas dan layanan berproduktivitas rendah, yang umumnya memberi penghasilan di bawah upah kelas menengah.

Kemudian, Kahkonen mengatakan akibat pandemi, Indonesia juga mengalami resesi pertamanya dalam dua dekade.

Hal ini, menurut dia, memperburuk tantangan yang dihadapi perekonomian untuk melakukan perluasan ke sektor-sektor yang lebih canggih agar dapat menciptakan lapangan kerja dengan upah lebih baik dan produktivitas lebih tinggi.

“Pemerintah sedang menjalankan program reformasi besar untuk menarik investasi dan meningkatkan daya saing perekonomian Indonesia,” ucap Kahkonen.

Dia mengungkapkan pembiayaan untuk dukungan kebijakan pembangunan ini disusun berdasarkan dua pilar.

Pertama untuk meningkatkan investasi yakni membuka lebih banyak sektor bagi investasi swasta, menambah tenaga profesional dengan keterampilan tinggi di pasar tenaga kerja, serta mendorong investasi swasta pada energi terbarukan.

Sementara yang kedua mendukung reformasi kebijakan perdagangan untuk mendorong daya saing dan pemulihan ekonomi. ​​​​​​​

“Bank Dunia akan bekerja sama dengan mitra pembangunan lainnya untuk mendukung pemerintah memperkuat upaya pengelolaan lingkungan hidup pada semua sektor,” tutur Kahkonen.

Selain itu, pembiayaan ini bertujuan untuk mendukung reformasi besar di bidang perdagangan dan investasi Indonesia, sejalan dengan hubungan kerja sama yang sudah berjalan lama antara Grup Bank Dunia (WBG) dengan Pemerintah Indonesia.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın