Iqbal Musyaffa
15 Oktober 2020•Update: 16 Oktober 2020
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan China menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar bagi Indonesia pada bulan September dengan nilai USD2,63 miliar.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan nilai ekspor tersebut sebesar 19,75 persen dari total ekspor Indonesia pada September 2020 yang sebesar USD14,01 miliar.
Komoditas ekspor Indonesia ke China anta lain besi baja, lemak dan minyak hewan nabati, serta bahan bakar mineral.
“Ekspor Indonesia ke China meningkat USD163,3 juta dari bulan Agustus lalu,” ujar Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Kamis.
Sementara itu, negara tujuan ekspor terbesar lainnya adalah Amerika Serikat sebesar USD1,69 miliar atau 12,68 persen dari total ekspor pada September.
“Ekspor Indonesia ke Amerika Serikat juga meningkat USD66,8 juta dari bulan Agustus,” jelas dia.
Komoditas ekspor Indonesia ke Amerika Serikat antara lain logam mulia, perhiasan, dan permata, pakaian dan aksesorisnya, mesin perlengkapan elektrik, dan pakaian dan aksesoris nonrajutan.
Suhariyanto menambahkan tujuan ekspor terbesar Indonesia lainnya adalah Jepang sebesar USD1,06 miliar atau 7,98 persen dari total ekspor.
Nilai ekspor Indonesia ke Jepang juga meningkat USD79,6 juta dari bulan Agustus 2020.