Dunia

Yordania kutuk Israel atas pembangunan permukiman Yahudi di tanah Palestina

Menlu Yordania Abu al-Foul mengatakan kebijakan pemukiman Israel itu legal

Ekip   | 09.01.2022
Yordania kutuk Israel atas pembangunan permukiman Yahudi di tanah Palestina Ilustrasi pembangunan pemukiman warga Israel (Foto file - Anadolu Agency)


AMMAN

Yordania pada Jumat mengutuk Israel karena menyetujui ribuan pembangunan perumahan di Tepi Barat.

Negara itu menganggap kebijakan Israel tersebut sebagai "pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan merusak fondasi perdamaian."

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Haitham Abu al-Foul mengatakan negaranya mengutuk persetujuan otoritas Israel untuk membangun 3.557 unit pemukiman baru di Palestina.

Abu al-Foul menekankan bahwa kebijakan pemukiman itu "ilegal, ditolak dan dikutuk."

Langkah Israel “sepihak dan merupakan pelanggaran hukum internasional dan merusak fondasi perdamaian yang komprehensif dan adil atas dasar solusi dua negara sesuai dengan resolusi legitimasi internasional.

Pada Rabu, Saluran 7 Israel melaporkan bahwa "komite perencanaan dan perumahan lokal kota Yerusalem telah menyetujui lima rencana pemukiman baru, yang dengannya 3.557 unit rumah akan dibangun di kota yang diduduki."

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai "wilayah pendudukan" dan menganggap semua aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di sana ilegal.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın