Dunia

WHO: Korban tewas akibat pertempuran Tripoli naik jadi 254

WHO mengatakan 1.228 orang terluka dalam bentrokan itu

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 22.04.2019
WHO: Korban tewas akibat pertempuran Tripoli naik jadi 254 Massa meneriakkan slogan-slogan dekat bendera yang menutupi peti mati untuk warga yang tewas dalam serangan roket oleh pasukan yang berbasis di Libya Timur yang dipimpin oleh komandan Khalifa Haftar di lingkungan Abu Salim, saat upacara pemakaman di Lapangan Martir di Tripoli, Libya pada 17 April 2019. ( Hazem Turkia - Anadolu Agency )

Libyan

Walid Abdullah

TRIPOLI

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin mengungkapkan korban tewas akibat pertempuran yang sedang berlangsung di ibu kota Tripoli meningkat menjadi 254 orang, sementara ratusan lainnya luka-luka.

"Korban tewas dalam bentrokan di Tripoli mencapai 254, sementara 1.228 orang terluka," kata WHO melalui Twitter.

“Tim medis darurat khusus di rumah sakit garis depan menangani 89 operasi besar dan 63 operasi biasa. Tim kami membawa bantuan tambahan untuk rumah sakit ini,” tambahnya.

Sejak awal April, Komandan Khalifa Haftar, yang berafiliasi dengan pemerintah saingan yang berbasis di timur negara itu, meluncurkan operasi militer dengan tujuan untuk mengepung Tripoli, di mana Pemerintah Pusat Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui PBB berkantor pusat.

Meskipun Haftar sejauh ini gagal merebut ibu kota dari pasukan pro-GNA, pertempuran sporadis di pinggiran kota menimbulkan korban di kedua sisi.

Libya masih dilanda krisis kekerasan sejak 2011, ketika pemberontakan yang didukung NATO menyebabkan penggulingan dan terbunuhnya Presiden Muammar Khaddafi setelah empat dekade berkuasa.

Sejak itu, perpecahan politik Libya menghasilkan dua kursi kekuasaan saingan - satu di Al-Bayda dan satu lagi di Tripoli - bersama dengan sejumlah kelompok milisi bersenjata berat.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın