Dunia

Unjuk rasa tuntut keadilan bagi demonstran kembali digelar di Sudan

Aksi itu digelar untuk memperingati para demonstran yang terbunuh pada 3 Juni, ketika pasukan pemerintah membubarkan unjuk rasa di luar markas militer

Maria Elisa Hospita   | 14.07.2019
Unjuk rasa tuntut keadilan bagi demonstran kembali digelar di Sudan Warga Sudan merayakan negosiasi yang tengah berjalan antara Dewan Transisi Militer dan Kelompok Kebebasan dan Perubahan dari kalangan opoisi sipil di Khartoum, Sudan, pada 5 Juli 2019. (Mahmoud Hjaj - Anadolu Agency)

Hartum

Mohammed Amin

KHARTOUM

Setelah jeda singkat demonstrasi nasional yang digelar mulai 30 Juni, aksi protes kembali berlangsung di Sudan pada Sabtu.

Oposisi Sudan menyerukan aksi protes di ibu kota, Khartoum, untuk memperingati para demonstran yang terbunuh pada 3 Juni, ketika pasukan pemerintah membubarkan aksi di luar markas militer.

Pembubaran paksa itu telah menewaskan lebih dari 100 demonstran.

Ribuan orang berbaris di jalanan dan menyerukan pertanggungjawaban atas pembunuhan para demonstran.

Polisi dan pasukan keamanan berupaya membubarkan pengunjuk rasa dengan menembakkan gas air mata dan amunisi hidup.

Sementara itu, tim mediasi Uni Afrika yang mensponsori perundingan pembagian kekuasaan antara Dewan Militer Transisi (TMC) yang berkuasa dan aliansi oposisi Pasukan untuk Kebebasan dan Perubahan (FFC) mengatakan bahwa negosiasi antara kedua pihak sudah memasuki tahap akhir.

TMC dan FFC telah sepakat untuk berbagi kekuasaan - antara militer dan sipil - untuk menyelesaikan krisis politik sejak lengsernya mantan presiden Omer Al-Bashir.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın