Dunia

Turki tawarkan Armenia jadi tuan rumah pembicaraan normalisasi

Armenia belum siap untuk [jadi tuan rumah] karena tekanan domestik, kata Menlu Turki Mevlut Cavusoglu

Rabia Iclal Turan   | 05.07.2022
Turki tawarkan Armenia jadi tuan rumah pembicaraan normalisasi Menlu Turki Mevlut Cavusoglu (Foto file - Anadolu Agency)


ISTANBUL 

Turki menawarkan kepada Armenia untuk menjadi tuan rumah putaran pertama pembicaraan normalisasi antara kedua negara di ibu kota Armenia, Yerevan, kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Senin.

“Kami mengajukan tawaran ke Armenia, bahwa kami dapat mengadakan pertemuan pertama di Yerevan, tetapi Armenia belum siap untuk ini karena tekanan domestik,” kata Cavusoglu pada konferensi pers bersama menteri luar negeri dan dalam negeri Turki dan Austria di ibu kota Ankara.

Cavusoglu mengatakan bahwa diaspora Armenia memiliki pandangan berbeda soal proses normalisasi Turki-Armenia, dan menambahkan bahwa ada beberapa protes oleh kelompok-kelompok ekstremis di jalan-jalan Armenia.

“Kami berterima kasih kepada Austria (karena menjadi tuan rumah pembicaraan normalisasi), tetapi mengapa pertemuan berikutnya tidak diadakan di Turki atau Armenia?” tanya dia.

Menlu Turki juga menegaskan bahwa negaranya sedang berkonsultasi dengan Azerbaijan pada setiap tahap mengenai proses normalisasi.

“Bagaimanapun, kami ingin melanjutkan proses secara bertahap,” kata Cavusoglu.

“Di sisi lain, kami mendukung normalisasi antara Armenia dan Azerbaijan,” sebut dia.

Utusan Turki dan Armenia untuk normalisasi hubungan mengadakan pertemuan keempat mereka di Wina pada Jumat di mana mereka sepakat untuk membuka perbatasan darat antara kedua negara untuk warga negara ketiga "sedini mungkin," kata Kementerian Luar Negeri Turki pada Jumat.

Putaran pertama pembicaraan normalisasi diadakan di Moskow pada 14 Januari, di mana kedua pihak sepakat untuk melanjutkan negosiasi tanpa prasyarat apa pun, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan tersebut.

Utusan Turki dan Armenia bertemu untuk kedua kalinya di Wina pada 24 Februari, dan pertemuan ketiga diadakan pada 3 Mei di kota yang sama.

Pertemuan bilateral bersejarah terjadi antara menteri luar negeri Turki dan Armenia di sela-sela Forum Diplomasi Antalya pada 12 Maret.

Sebagai bagian dari upaya, Turki dan Armenia juga telah memulai kembali penerbangan komersial pada 2 Februari setelah jeda dua tahun.

- Hubungan Turki-Uni Eropa

Sebelumnya, menteri dalam negeri dan luar negeri Turki dan Austria bertemu di ibu kota Turki dan membahas hubungan bilateral, masalah regional, termasuk perang Rusia di Ukraina, dan proses keanggotaan Turki di Uni Eropa.

“Kami senang dengan momentum yang telah kami capai antara Turki dan Austria,” kata Cavusoglu.

Menteri Luar Negeri Austria Alexander Schallenberg, pada bagiannya, memuji upaya mediasi Turki dalam perang Rusia-Ukraina.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengatakan mereka sepakat untuk membentuk mekanisme bersama mengenai perang melawan terorisme serta kejahatan lainnya, seperti kejahatan keuangan.

Soylu juga menambahkan bahwa kesepakatan pengungsi Turki-Uni Eropa pada 2016 tidak berhasil dan perlu dievaluasi kembali.

Turki telah mencegah 2,7 juta migrasi ilegal dari perbatasannya selama lima tahun terakhir, tukas dia.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın