Dunia

Turki kecam rencana Israel bangun permukiman baru di Tepi Barat

Persetujuan perluasan pemukiman ilegal adalah contoh terbaru dari perilaku melanggar hukum dan agresif, kata Kementerian Luar Negeri

Muhammad Abdullah Azzam   | 17.10.2020
Turki kecam rencana Israel bangun permukiman baru di Tepi Barat Ilustrasi pemukiman baru Israel yang sedang dibangun (Foto file - Anadolu Agency)

Ankara

Ali Murat Alhas

ANKARA

Turki pada Jumat mengkritik rencana yang baru-baru ini disetujui oleh Israel untuk memperluas permukiman ilegalnya di Tepi Barat yang diduduki.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan langkah untuk membangun lebih dari 12.000 unit rumah adalah contoh terbaru dari sikap agresif Tel Aviv yang melanggar hukum internasional dan resolusi PBB.

Menggarisbawahi bahwa kebijakan pendudukan dan aneksasi ini pasti akan gagal, Turki menegaskan akan terus mendukung Palestina dan terus memperjuangkan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dianggap sebagai wilayah pendudukan menurut hukum internasional, sehingga membuat semua permukiman Yahudi di sana berstatus ilegal.

Israel menduduki Jalur Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, pada tahun 1967.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın