Turki, Dunia, Ekonomi

Turki kecam langkah AS hentikan keringanan sanksi impor minyak Iran

AS mengumumkan akan mengakhiri keringanan sanksi terhadap 8 negara yang mengimpor minyak dari Iran

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 23.04.2019
Turki kecam langkah AS hentikan keringanan sanksi impor minyak Iran Ilustrasi: Kilang minyak. (Foto file - Anadolu Agency)

Ankara

Ali Murat Alhas

ANKARA 

Menteri luar negeri Turki pada Senin mengatakan langkah Amerika Serikat untuk mengakhiri keringanan sanksi terhadap impor minyak Iran tidak akan berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas regional.

"Keputusan AS untuk mengakhiri keringanan sanksi terhadap impor minyak Iran tidak akan melayani perdamaian dan stabilitas regional, namun akan membahayakan rakyat Iran," kata Mevlut Cavusoglu melalui Twitter.

"Turki menolak sanksi dan pemaksaan unilateral tentang bagaimana melakukan hubungan dengan tetangga," tambah Cavusoglu.

Sebelumnya, AS mengumumkan akan mengakhiri keringanan sanksi terhadap delapan negara - Turki, China, Yunani, India, Italia, Jepang, Korea Selatan dan Taiwan - yang mengimpor minyak dari Iran.

Presiden Donald Trump memberlakukan kembali sanksi terhadap ekspor minyak Iran pada November setelah Washington menarik diri dari kesepakatan Nuklir Iran 2015 antara Teheran, Washington dan lima negara lainnya.

Pemerintah kemudian mengumumkan akan memberikan keringanan 180 hari, yang disebut Pengecualian Pengurangan Signifikan (SRE), kepada delapan negara untuk membantu mereka menghentikan pasokan minyak Iran.

Pada Senin, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan keringanan SRE akan berakhir pada 2 Mei, setahun setelah Trump secara sepihak meninggalkan Kesepakatan Nuklir Iran.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın