Dunia

Trump klaim Putin setuju hentikan serangan ke Ukraina selama sepekan

Upaya diplomatik AS disebut menghasilkan kesepakatan sementara terkait konflik Ukraina

Merve Gül Aydoğan Ağlarcı  | 03.02.2026 - Update : 09.02.2026
Trump klaim Putin setuju hentikan serangan ke Ukraina selama sepekan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

HAMILTON

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyetujui penghentian sementara serangan terhadap Ukraina selama satu pekan, menyusul permintaannya yang didasari kondisi cuaca ekstrem di negara tersebut.

Berbicara kepada wartawan pada Senin, Trump mengatakan dirinya menghubungi Putin secara langsung untuk meminta jeda sementara serangan, khususnya serangan rudal yang menargetkan kota-kota besar di Ukraina. Ia menyoroti gelombang udara dingin ekstrem yang tengah melanda kawasan tersebut.

“Saya menelepon Presiden Putin,” ujar Trump. Ia menyebut Rusia juga mengalami gelombang dingin serupa dengan Amerika Serikat, namun menegaskan bahwa kondisi di Ukraina jauh lebih parah.

Trump mengatakan dirinya meminta agar Rusia tidak melancarkan serangan selama satu minggu, termasuk tidak menembakkan rudal ke Kyiv maupun kota-kota lain, dan menyebut Putin menyetujui permintaan tersebut. “Itu sudah sesuatu,” kata Trump.

Namun, pernyataan Trump tersebut belum sepenuhnya dikonfirmasi oleh pihak Rusia. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan bahwa Trump memang meminta Putin untuk menghentikan serangan di Ukraina hingga 1 Februari, tetapi ia menolak mengonfirmasi apakah Presiden Rusia menyetujui permintaan tersebut.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai mekanisme atau ruang lingkup penghentian serangan yang dimaksud, sementara konflik antara Rusia dan Ukraina masih terus berlangsung.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın