Muhammad Abdullah Azzam
24 Oktober 2018•Update: 25 Oktober 2018
Hakan Çopur
WASHINGTON
Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan pangeran mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman memiliki andil dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Dalam wawancara dengan harian Wall Street Journal di Gedung Putih, Trump membuat pernyataan tentang pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi.
Trump menyatakan percaya bahwa Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz tak mengetahui kabar pembunuhan Khashoggi pada hari kejadian.
Menjawab pertanyaan apakah Putra Mahkota Saudi Muhammed bin Salman terlibat dalam kejadian pembunuhan, Trump berkata, “Putra Mahkota lebih banyak menjalankan kepemerintahan. Jika ada yang memerintahkan dan memiliki hubungan dengan kejadian itu maka dialah orangnya.”
Trump mengatakan pihaknya telah berkali-kali menanyakan kepada Bin Salman apakah dia mengetahui dan mendalangi kejadian pembunuhan Khashoggi.
Namun, “Pangeran mengatakan kepada saya bahwa dia tidak tahu. Lalu saya bertanya, peristiwa ini mulai dari mana? Dan dia menjawab kejadian itu dilakukan oleh tingkat di bawahnya,” ujar Trump.
Trump berharap pengakuan "tidak tahu" pangeran Saudi itu benar.
"Saya ingin mempercayai mereka. Saya benar-benar ingin mempercayai mereka," tambah dia.
Trump menggambarkan peristiwa Khashoggi sebagai kasus yang sangat buruk dan menurutnya Arab Saudi berusaha menutup-menutupi kasus tersebut.
Dalam pernyataan terakhirnya kemarin, Trump mengungkapkan bahwa Arab Saudi telah melakukan cara terburuk yang pernah ada untuk menutupi kasus pembunuhan Khashoggi.
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan bahwa kementeriannya akan menarik visa beberapa pejabat Arab Saudi yang terlibat dalam kematian Khashoggi serta akan menerapkan sanksi lainnya.