Berk Kutay Gokmen
22 Juli 2026•Update: 22 Juli 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu memperingatkan bahwa militer AS akan menghancurkan satu jembatan atau pembangkit listrik di Iran setiap kali Teheran menyerang kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz.
Ancaman tersebut disampaikan di tengah berlanjutnya saling serang antara kedua negara meski telah ada kerangka kesepakatan untuk mengakhiri perang.
"Dengan ini saya tegaskan, setiap kali Republik Islam Iran menembaki sebuah kapal di Selat Hormuz, baik menggunakan rudal, roket, drone, maupun senjata lainnya, Amerika Serikat akan mengebom dan menghancurkan SATU JEMBATAN ATAU PEMBANGKIT LISTRIK, termasuk yang berada di dekat atau di dalam ibu kota Teheran," tulis Trump melalui platform Truth Social miliknya.
Amerika Serikat telah melancarkan serangkaian serangan ke berbagai wilayah di Iran sejak pekan lalu. Sebagai balasan, Teheran menyerang sejumlah fasilitas dan pangkalan yang menurutnya digunakan oleh militer AS di beberapa negara di kawasan.
Saling serang antara kedua negara terus berlanjut meski Amerika Serikat dan Iran pada Juni lalu menandatangani kerangka kesepakatan yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang yang dimulai pada Februari serta membuka jalan menuju perjanjian damai yang bersifat permanen.