Dunia

Taliban sebut tak tahu kehadiran Zawahiri di Afghanistan

Pemerintahan sementara Taliban menuduh AS melanggar perjanjian Doha

Islamuddin Sajid   | 05.08.2022
Taliban sebut tak tahu kehadiran Zawahiri di Afghanistan Zabihullah Mujahid, juru bicara pemerintah Taliban. (Foto file - Anadolu Agency)

ISLAMABAD

Taliban mengatakan pada Kamis bahwa mereka tidak mengetahui keberadaan pemimpin al-Qaeda Ayman al-Zawahiri di Kabul, beberapa hari setelah AS mengumumkan pembunuhannya dalam serangan pesawat tak berawak.

"Dua hari kemudian, Presiden AS Joe Biden mengklaim bahwa pasukan AS telah menargetkan pemimpin Al-Qaeda Dr. Ayman. al-Zawahiri dalam serangan ini. Imarah Islam Afghanistan tidak memiliki informasi tentang kedatangan dan tinggal Ayman al-Zawahiri di Kabul," ujar Zabihullah Mujahid, juru bicara pemerintah Taliban dalam sebuah pernyataan

Investigasi "komprehensif" telah diluncurkan atas insiden tersebut, tambah pernyataan itu.

Ini adalah serangan drone presisi pertama yang secara resmi diakui oleh AS di Afghanistan sejak penarikan pasukan asing Agustus lalu di bawah perjanjian Doha

Mujahid mengatakan "tidak ada ancaman bagi negara mana pun, termasuk Amerika, dari tanah Afghanistan," menekankan bahwa mereka ingin menerapkan perjanjian Doha, dan pelanggaran atas hal itu harus diakhiri.

Dia mengatakan AS telah "menyerang wilayah kami dan melanggar semua prinsip internasional, kami mengutuk keras tindakan itu.”

Dia memperingatkan bahwa jika serangan seperti itu berulang, Washington akan bertanggung jawab atas konsekuensinya.

Baik Taliban dan AS saling menuduh melanggar perjanjian yang ditandatangani pada Februari 2020.

Washington mengatakan bahwa dengan "menjadi tuan rumah dan melindungi" al-Zawahiri Kabul telah "melanggar" perjanjian itu.

Seorang pejabat senior pemerintahan Biden mengklaim serangan AS menargetkan sebuah rumah persembunyian di daerah Shirpur di Kabul, tempat Zawahiri, istri, putri, dan cucunya telah pindah awal tahun ini.

Perjanjian Doha mensyaratkan non-penggunaan wilayah Afghanistan terhadap negara lain, sambil menghormati integritas teritorial dan kedaulatan Afghanistan.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın