Turki, Dunia

Siprus Utara sepenuhnya dukung upaya Turki di Mediterania Timur

Siprus Utara dan Turki mempertahankan hak mereka di wilayah tersebut dan tidak akan mentolerir ketidakadilan, kata PM Siprus Turki

Muhammad Abdullah Azzam   | 14.08.2020
Siprus Utara sepenuhnya dukung upaya Turki di Mediterania Timur Perdana Menteri Siprus Utara Ersin Tatar ( Ali Ruhluel - Anadolu Ajansı )

Lefkoşa

Muhammet Ikbal Arslan

NIKOSIA 

Republik Turki Siprus Utara (TRNC) bertindak sesuai kebijakan Turki dalam mempertahankan haknya di Mediterania Timur, kata perdana menteri negara itu pada Kamis.

“Filosofi TRNC adalah bertindak sejalan dengan Turki 100 persen dalam membela hak-hak kami di Mediterania timur,” kata Ersin Tatar kepada Anadolu Agency.

Tatar menambahkan bahwa TRNC dan Turki sedang mempertahankan hak mereka di Mediterania Timur tetapi tidak akan mentolerir ketidakadilan di wilayah tersebut.

“Kami memiliki suara di Tanah Air Biru [Mediterania Timur], dan kami bekerja sama dengan Turki untuk membela hak dan kepentingan kami,” kata Tatar.

Dia menambahkan bahwa Turki dengan tegas melanjutkan aktivitas energinya dengan angkatan bersenjatanya di wilayah tersebut.

Mengenai kesepakatan yang ditandatangani antara Yunani dan Mesir, dia mengatakan itu melanggar hak dan kepentingan TRNC dan Turki.

Sebagai bagian dari kegiatan eksplorasi hidrokarbon, Turki mengumumkan melalui Navtex kegiatan penelitian seismik baru kapal bor MTA Oruc Reis di Mediterania Timur yang dimulai pada 10 Agustus.

Oruc Reis, bersama dengan kapal Ataman dan Cengiz Han, akan melanjutkan aktivitas survei seismik di Mediterania Timur hingga 23 Agustus.

Bulan lalu, setelah Athena keberatan dengan survei seismik Ankara di daerah selatan pulau Meis, atau Kastellorizo, upaya diplomatik Jerman membantu meredakan ketegangan antara Turki dan Yunani.

Namun langkah kontroversial Yunani pekan lalu untuk menandatangani perjanjian pembatasan maritim dengan Mesir, yang menurut Turki melanggar landas kontinen dan hak maritimnya, telah memicu ketegangan lebih lanjut antara kedua negara tetangga tersebut.

Ankara menuduh Yunani menjalankan kebijakan maksimalis di Mediterania Timur, menekankan bahwa klaim maritimnya melanggar hak kedaulatan Turki.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın