Dunia

Presiden Turki tekankan perdamaian di kawasan atas ketegangan Rusia-Ukraina

Ankara berharap dapat mempertemukan presiden Rusia dan Ukraina sesegera mungkin, kata Presiden Erdogan

Ekip   | 21.01.2022
Presiden Turki tekankan perdamaian di kawasan atas ketegangan Rusia-Ukraina Ilustrasi (Foto file - Anadolu Agency)


ISTANBUL

Menanggapi ketegangan antara Rusia dan Ukraina, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis mengatakan negaranya menginginkan perdamaian terwujud dan berharap tidak ada perkembangan negatif lain yang terjadi di kawasan.

“Harapan kami adalah mempertemukan (Presiden Rusia Vladimir) Putin dan (Presiden Ukraina VolodymyrZelenski sesegera mungkin dan memastikan bahwa mereka mengadakan pertemuan tatap muka,” kata Erdogan setelah konferensi pers bersama Presiden El Salvador Nayib Bukele di ibu kota Turki, Ankara.

Erdogan menggarisbawahi bahwa dia sangat mementingkan kunjungannya ke Ukraina dan kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Turki.

“Saya akan mengunjungi Ukraina awal bulan depan,” tutur dia.

Rusia dituduh telah menempatkan lebih dari 100.000 tentara di dekat perbatasan Ukraina, sebuah langkah yang telah memicu kekhawatiran Barat bahwa Moskow dapat merencanakan serangan militer lain terhadap tetangga bekas Sovietnya itu.

Kremlin telah membantah tuduhan Barat tentang invasi tersebut, dengan mengatakan pasukannya ada di sana untuk melakukan latihan.

Turki ingin perluas volume perdagangan dengan El Salvador jadi USD500 juta

Upacara penandatanganan untuk enam perjanjian di berbagai bidang, termasuk industri pertahanan dan perdagangan, berlangsung menjelang konferensi pers bersama antara Erdogan dan Bukele setelah pertemuan satu lawan satu dan antar-delegasi.

Bukele telah melakukan perjalanan pertamanya ke luar negeri tahun ini ke Turki pada Kamis atas undangan Erdogan.

Mengekspresikan kesenangannya atas kunjungan presiden pertama dari El Salvador ke Turki, Erdogan mengatakan, “Saya percaya kunjungan bersejarah ini akan menjadi titik balik baru dalam hubungan Turki-El Salvador.”

“Peresmian kedutaan El Salvador di Ankara, yang mulai beroperasi tahun lalu, dilakukan hari ini oleh menteri luar negeri kami. Mudah-mudahan, kami akan membuka kedutaan kami di San Salvador sesegera mungkin,” tambah dia.

Terlepas dari pandemi, hubungan ekonomi dan komersial bilateral telah membuat lompatan serius dalam periode terakhir, kata Erdogan.

Bukele, pada bagiannya, berterima kasih kepada Erdogan atas undangan dan keramahannya.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın