Maria Elisa Hospita
20 September 2019•Update: 20 September 2019
Elena Teslova
MOSKOW
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Kirgistan, Sooronbay Jeenbekov, menghadiri latihan militer strategis 2019.
Menurut Kremlin, kedua presiden menggelar pertemuan usai latihan tersebut.
Selama pertemuan itu, keduanya menekankan pentingnya kerja sama militer antara Rusia dan Kirgistan.
"Tujuan pelatihan ini agar angkatan bersenjata siap menghadapi situasi yang tak terduga, termasuk yang berkaitan dengan perang melawan terorisme," kata Putin.
Latihan itu melibatkan sekitar 128 ribu prajurit dan 600 pesawat dari delapan negara, termasuk Rusia, China, Pakistan, Kirgistan, India, Kazakhstan, Tajikistan, dan Uzbekistan.
Fase latihan militer selanjutnya akan digelar di negara-negara anggota Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO), di antaranya Rusia, Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan dan Tajikistan.
Latihan itu akan berakhir pada 21 September.