Muhammad Abdullah Azzam
10 Desember 2019•Update: 11 Desember 2019
Gülşen Topçu
RAMALLAH
Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh menyambut baik dan merasa senang atas keputusan Belanda untuk melanjutkan bantuan keuangan kepada Organisasi Bantuan Pengungsi Palestina (UNRWA).
Dalam pernyataan tertulisnya, Shtayyeh mengungkapkan keputusan Belanda untuk kembali memberikan bantuan keuangan akan berkontribusi untuk mengurangi dampak dari defisit keuangan akibat pemotongan bantuan oleh Amerika Serikat (AS).
Shtayyeh menyatakan bahwa masyarakat internasional berkomitmen untuk melanjutkan dukungan terhadap UNRWA.
Dia menekankan bahwa organisasi tersebut berkontribusi memberikan kehidupan bermartabat bagi para pengungsi Palestina di lingkungan yang tidak adil.
UNRWA mengungkapkan lewat sebuah pernyataan tertulis, Belanda memutuskan untuk kembali melanjutkan bantuan keuangan kepada pihaknya setelah AS menangguhkan dukungan keuangannya pada Juli lalu.
Dukungan keuangan Belanda untuk UNRWA mencapai EUR13 juta.