Dunia

Organisasi jurnalis minta Mahkamah Internasional selidiki pembunuhan 11 wartawan Afghanistan

RSF mengklaim bahwa Taliban dan afiliasinya bertanggung jawb atas pembunuhan sejak Maret tahun lalu

Ekip   | 03.06.2021
Organisasi jurnalis minta Mahkamah Internasional selidiki pembunuhan 11 wartawan Afghanistan Warga menghadiri upacara pemakaman Malalai Maiwand, seorang jurnalis di Radio dan TV Enikass di Nangarhar, ibu kota provinsi timur Nangarhar, pada 10 Desember 2020 di Jalalabad, Afganistan. ( Wali Sabawoon - Anadolu Agency )

Kabil

Shadi Khan Saif

KABUL

Mahkamah Pidana Internasional (ICC) didesak untuk menyelidiki serentetan pembunuhan jurnalis dan pekerja media Afghanistan.

Organisasi kebebasan pers internasional Reporters Sans Frontieres (RSF), atau Reporters Without Borders, mendesak ICC pada Rabu setelah setidaknya 11 wartawan tewas sejak Maret tahun lalu.

Menurut RSF, semua jurnalis dan pekerja media menjadi sasaran karena pekerjaan mereka berada di tengah konflik bersenjata sejak awal 2020.

“RSF memiliki banyak alasan untuk mengklaim bahwa kelompok-kelompok bersenjata, terutama Taliban atau afiliasinya, bertanggung jawab atas serangkaian pembunuhan ini,” kata kelompok itu.

Organisasi tersebut juga telah meminta Fatou Bensouda, kepala jaksa ICC, untuk memasukkan insiden pembunuhan jurnalis ini ke daftar aksi kejahatan di Afghanistan sejak 2003.

Setidaknya 100 jurnalis, termasuk 15 jurnalis asing, telah terbunuh dalam 20 tahun terakhir, sementara lebih dari 60 outlet media telah dihancurkan atau diserang.

"Tak hanya itu, ratusan ancaman telah dilakukan terhadap jurnalis dan media," ungkap RSF.

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Afghanistan Mohammad Haneef Atmar mengunjungi Den Haag untuk berdiskusi dengan Bensouda sehubungan dengan dugaan kejahatan perang di Afghanistan.

Pemerintah Afghanistan telah menyerahkan laporan kinerjanya dan meminta bantuan dalam hal ini.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.