Muhammad Abdullah Azzam
17 Desember 2019•Update: 18 Desember 2019
Kasım İleri
WASHINGTON
Terkait pernyataan Presiden Turki tentang penutupan pangkalan udara Incirlik dan Kurecik jika diperlukan, Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Mark Esper mengatakan masalah tersebut belum sampai kepada pihaknya sebelumnya.
Esper mengungkapkan dirinya melihatnya isu tersebut pertama kali di koran dan karena itu dirinya perlu berbicara dengan rekannya (Menhan Turki) tentang apa maksud dan seberapa serius mereka tentang masalah ini.
Sepulangnya dari Luksemburg guna menghadiri peringatan serangan Ardennes, di mana 5.000 tentara AS tewas selama Perang Dunia II, Esper menjawab pertanyaan wartawan.
Esper menanggapi pertanyaan wartawan tentang ungkapan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang mengatakan Turki dapat menutup Incirlik dan Kurecik, pangkalan udara di negaranya untuk pasukan AS sebagai bentuk protes terhadap RUU Armenia di Senat AS.
"Masalah ini belum sampai ke saya sebelumnya. Saya melihat pertama kalinya di koran, oleh karena itu saya perlu berbicara dengan sejawat saya tentang apa artinya dan seberapa serius mereka."
Esper menjelaskan bahwa masalah pangkalan radar Kurecik harus dibahas oleh NATO.
"Tentu saja, kita perlu mengatakan bahwa mereka (Turki) adalah negara berdaulat. Mereka memiliki hak yang alami untuk menjadi tuan rumah atau tidak menjadi tuan rumah pasukan NATO atau asing di wilayah mereka.”
“Namun, seperti yang saya katakan, jika mereka serius, itu akan menjadi masalah aliansi, ini tentang komitmen terhadap aliansi, " ujar Esper.