Dunia

Kelompok sayap kanan India rusak masjid-masjid di Tripura

Asosiasi Perlindungan Hak Sipil mengatakan negara bagian timur laut menyaksikan kekerasan komunal dan serangan terhadap warga Muslim

Shuriah Niazi   | 28.10.2021
Kelompok sayap kanan India rusak masjid-masjid di Tripura Bendera India. (Foto file - Anadolu Agency)

NEW DELHI

Sedikitnya 16 masjid dirusak dan rumah serta toko milik warga Muslim dibakar selama seminggu terakhir di negara bagian timur laut Tripura, menurut sebuah kelompok hak-hak sipil pada Rabu.

Asosiasi untuk Perlindungan Hak Sipil (APCR) mengatakan setidaknya ada 27 insiden yang dikonfirmasi dari gerombolan kelompok sayap kanan yang menyerang masjid, rumah, dan individu di wilayah Muslim.

“Ini termasuk 16 insiden di mana masjid dirusak dan bendera Hindu radikal, Vishwa Hindu Parishad (VHP), dikibarkan secara paksa di atasnya,” kata M. Huzaifa dari APCR kepada Anadolu Agency.

Setidaknya tiga masjid, masjid Palbazar di distrik Unnakoti, Masjid Dogra di distrik Gomati dan Narola Tila di Vishalgarh dibakar, sebut dia.

APCR mengatakan hampir semua serangan dilakukan oleh berbagai kelompok sayap kanan, termasuk VHP, yang seolah-olah berkumpul untuk memprotes kekerasan anti-Hindu di Bangladesh.

Pada Selasa, pemerintah memberlakukan pasal 144 KUHAP di Dharmanagar dan Kailashahar bagian Tripura Utara untuk mencegah protes terhadap kekerasan di negara bagian.

“Namun, belum ada tindakan di daerah yang melihat vandalisme oleh massa. Negara dan polisi menciptakan ilusi keadaan normal dengan mengerahkan personel polisi di beberapa daerah," kata Sultan Hussain, seorang warga di Tripura Utara dan Sekretaris Organisasi Mahasiswa Islam India cabang Tripura.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın