Dunia

Jumlah migran meningkat, kapal penyelamat cari pelabuhan yang aman

Kapal Ocean Viking telah menyelamatkan 34 migran gelap dan sekarang mencari pelabuhan yang aman di Eropa

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 11.09.2019
Jumlah migran meningkat, kapal penyelamat cari pelabuhan yang aman Ilustrasi migran ilegal dalam perahu (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Baris Seckin

ROMA

Sebuah kapal milik LSM Prancis yang baru saja menyelamatkan 34 migran gelap dari Mediterania terus menunggu di laut untuk mencari pelabuhan yang aman.

Ocean Viking milik Dokter Lintas Batas dan SOS Mediterranean awalnya menampung 50 migran, tetapi kemudian jumlahnya membengkak menjadi 84 pada Selasa pagi.

Kapal Alan Kurdi milik LSM Jerman Sea-Eye juga terus menunggu pelabuhan yang aman dengan lima migran di dalamnya yang diselamatkan pada 31 Agustus.

Sea-Eye mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka meminta pelabuhan yang aman kepada Italia, Prancis, Spanyol dan Portugal, tetapi Roma menolaknya.

Kapal-kapal itu menambah daftar panjang kapal penyelamat yang tidak disukai di perbatasan Eropa, terutama di bawah pemerintah Italia sebelumnya dan menteri dalam negeri sayap kanannya.

Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), lebih dari 39.000 migran gelap dan pengungsi mencapai Eropa melalui laut sejak awal 2019, sementara 840 jiwa tewas di perjalanan.

IOM mengatakan pada Januari bahwa setidaknya 30.500 migran tewas pada 2014 dan 2018 saat melakukan perjalanan berbahaya ke Eropa. 


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın