BERLIN
Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock pada Jumat memperingatkan perang yang akan segera terjadi antara Rusia dan Ukraina, dengan mengatakan itu akan membahayakan keamanan Eropa.
Sebuah "perang baru di tengah Eropa kita" sedang mengancam, dan pengerahan pasukan (Rusia) adalah ancaman yang sama sekali tidak dapat diterima terhadap Ukraina, terhadap kita semua," kata Baerbock dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Munich.
Sinyal untuk penarikan sebagian pasukan militer Rusia adalah "secercah harapan," tetapi semua orang juga harus "melihat tindakan sekarang," tambah dia.
Baerbock mengatakan bahwa Moskow – dan bukan Kyiv – yang memicu krisis ini.
"Krisis ini bukan krisis Ukraina, ini adalah krisis Rusia," ujar dia.
Dia memperingatkan bahwa "jika ada serangan Rusia ke Ukraina, ini akan memiliki konsekuensi besar bagi Rusia."
Rusia mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di dekat Ukraina, memicu kekhawatiran bahwa Rusia mungkin merencanakan serangan militer terhadap negara bekas tetangga Sovietnya itu.
Tetapi Moskow telah berulang kali membantah bahwa mereka sedang bersiap untuk menyerang Ukraina.
Lebih dari 100 menteri dan 30 kepala negara dan pemerintahan menghadiri konferensi tiga hari itu, yang membahas konflik Rusia-Ukraina.
Pada Sabtu, para menteri luar negeri dari kekuatan ekonomi demokratis terkemuka ingin bertemu di sela-sela konferensi untuk membahas krisis Ukraina, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman awal pekan ini.
Jerman saat ini memimpin grup G7, yang juga mencakup Amerika Serikat (AS), Prancis, Inggris Raya, Italia, Kanada, dan Jepang.
Pertemuan para menteri luar negeri Jerman, Prancis dan Ukraina juga direncanakan di sela-sela konferensi, menurut Kementerian Luar Negeri Jerman.