Dunia

Hizbullah Lebanon kecam sanksi AS kepada 2 anggota Parlemen

Hizbullah mengecam tindakan pemerintah Washington yang memasukkan anggota-anggota parlemen Lebanon ke dalam daftar sanksi

Muhammad Abdullah Azzam   | 12.07.2019
Hizbullah Lebanon kecam sanksi AS kepada 2 anggota Parlemen Bendera Hizbullah. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Mahmut Geldi

BEIRUT

Kelompok Hizbullah di Lebanon mengungkapkan pencantuman dua anggota parlemen yang berafiliasi dengan pihaknya ke dalam daftar sanksi oleh Amerika Serikat (AS) adalah sebuah langkah yang menargetkan Lebanon dan rakyatnya.

Melalui sebuah pernyataan tertulis, blok politik Hizbullah mengecam tindakan pemerintah Washington yang memasukkan anggota-anggota parlemen Lebanon ke dalam daftar sanksi.

Pemerintah AS memasukkan anggota parlemen dari Kelompok Hizbullah Muhammad Ra'd dan Amin Shirin.

"Kami mengutuk sanksi yang tidak dapat diterima ini demi semua nilai kedaulatan dan moral kami," tutur pernyataan itu.

Pernyataan itu juga mengungkapkan bahwa sanksi itu tidak akan mengubah sikap Hizbullah terhadap pendudukan Israel dan kebijakan AS yang mendukungnya.

Kantor Urusan Pengendalian Aset Luar Negeri (OFAC) dari Departemen Keuangan AS mengumumkan dalam sebuah pernyataan tertulis pada 9 Juli bahwa dua anggota Hizbullah di Parlemen Lebanon ditambahkan ke daftar sanksi untuk pertama kalinya.

Sejak 2017 silam, pemerintah AS telah menambahkan lebih dari 50 pengurus Hizbullah ke dalam daftar sanksi.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın