Dunia

AS klaim dapat dukungan luas untuk resolusi Gaza di Dewan Keamanan PBB

Duta Besar AS Michael Waltz mempertemukan 10 anggota Dewan terpilih dan mitra regional, kata misi AS untuk PBB

Diyar Guldogan  | 06.11.2025 - Update : 11.11.2025
AS klaim dapat dukungan luas untuk resolusi Gaza di Dewan Keamanan PBB

WASHINGTON

Misi Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa Duta Besar Michael Waltz telah memimpin pertemuan tingkat tinggi dengan 10 negara anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk membahas rancangan resolusi terkait Gaza.

Dalam pernyataannya, misi AS menyebut pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Mesir, Qatar, Arab Saudi, Turkiye, dan Uni Emirat Arab.

Menurut misi AS, keikutsertaan negara-negara tersebut mencerminkan adanya “dukungan regional terhadap resolusi” serta menegaskan kepentingan bersama dalam memajukan stabilitas dan perdamaian di Gaza.

Rancangan resolusi itu disebut menyambut pembentukan Board of Peace dan memberi wewenang untuk membentuk International Stabilization Force (Pasukan Stabilisasi Internasional), dua elemen utama dari rencana 20 poin Presiden AS Donald Trump untuk Gaza.

Rencana tersebut mencakup kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan, pembebasan seluruh sandera, serta langkah-langkah awal menuju keamanan dan kemakmuran jangka panjang di kawasan tersebut.

“Di bawah kepemimpinan berani Presiden Trump, Amerika Serikat akan kembali menghadirkan hasil nyata di PBB — bukan sekadar perdebatan tanpa akhir. Para pihak kini memiliki kesempatan bersejarah untuk mengakhiri puluhan tahun pertumpahan darah dan mewujudkan visi presiden akan perdamaian abadi di Timur Tengah,” demikian pernyataan misi AS.

Sebelumnya, media lokal melaporkan bahwa AS telah mengedarkan rancangan resolusi kepada anggota Dewan Keamanan yang menyerukan pembentukan pasukan keamanan internasional di Gaza dengan mandat berlaku minimal dua tahun.

Belum diketahui kapan AS akan mengajukan rancangan resolusi tersebut untuk pemungutan suara di Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara. Agar disahkan, resolusi itu memerlukan sedikitnya sembilan suara setuju dan tanpa veto dari lima anggota tetap — AS, Inggris, Prancis, Rusia, atau China.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.